Ku Tunggu Engkau Di Telaga

20 05 2014

 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنِّيْ فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ…

“Sesungguhnya aku telah mendahului kalian menuju al-haudh…”

[HR. Al-Bukhari (no. 6583) dan Muslim (no. 2290), dari Sahabat Sahl bin Sa’d]

Yaa Akhi/ukhti…
Maukah kalian menemui Nabi kita Shalallahu ‘alaihi wa sallam di Telaga Beliau?

Dan tahukah kalian bagaimana ciri serta keindahan Telaga Nabi kita shalallahu ‘alaihi wa sallam?

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

حَوْضِي مَسِيْرَةُ شَهْرٍ، مَاؤُهُ أَبْيَضُ مِنَ اللَّبَنِ، وَرِيْحُهُ أَطْيَبُ مِنَ الْمِسْكِ، وَكِيزَانُهُ كَنُجُومِ السَّمَاءِ، مَنْ شَرِبَ مِنْهَا فَلاَ يَظْمَأُ أَبَدًا.

“Telagaku (panjang dan lebarnya) satu bulan perjalanan, airnya lebih putih daripada susu, aromanya lebih harum dari-pada kesturi, bejananya sebanyak bintang di langit, siapa yang minum darinya, ia tidak akan merasa haus selamanya.” Read the rest of this entry »





Nama – Nama Malaikat Sesuai Sunnah

1 03 2012

ermasuk bagian dari rukun iman adalah iman kepada malaikat-malaikat Allah ta’ala, sebagaimana firman-Nya :

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
“Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali” [QS. Al-Baqarah : 285].

Read the rest of this entry »





Apakah Jumlah Wanita di Dunia Ini Lebih Banyak daripada Lelaki…?

7 02 2012

Tanya : Dalam beberapa perbincangan sering dikemukakan bahwa salah satu tanda datangnya hari kiamat adalah banyak kaum wanita dibandingkan kaum laki-laki. Apakah itu memang ada dasarnya atau memang hanya sebuah fenomena demografi kependudukan biasa saja yang lazim terjadi dan tidak ada hubungannya dengan kiamat ?

Jawab : Benar bahwasannya salah satu tanda kecil hari kiamat adalah banyaknya kaum wanita dibandingkan kaum laki-laki. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam telah bersabda :

مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَقِلَّ اْلعِلْمُ وَيَظْهَرَ الجَهْلُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا وَتَكْثرَ النِّسَاءُ وَيَقلَّ الرِّجَالُ حَتَّى يَكُونُ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً القَيِّمُ اْلوَاحِدُ

“Di antara tanda-tanda dekatnya hari Kiamat adalah sedikitnya ilmu (tentang Ad-Dien), merajalelanya kebodohan dan perzinahan, dan sedikitnya kaum laki-laki, sehingga lima puluh orang wanita hanya terdapat satu orang pengurus (laki-laki) saja” [HR. Al-Bukhari no. 81 – tartib maktabah sahab, Muslim no. 2671, dan At-Tirmidzi no. 2205].

Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata : Read the rest of this entry »





Sedikit Tentang Nusyrah

21 06 2011

Sudah tahukah anda apa itu nusyrah…? Jika belum, silahkan dibaca kutipan kami berikut ini…

Jabir Radhiyallahu ‘anhu menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang nusyrah, beliau menjawab:

“Hal itu termasuk perbuatan syaitan.” (HR Imam Ahmad dengan sanad jayyid dan riwayat Abu Dawud)

Imam Ahmad ketika ditanya tentang nusyrah, menjawab: “Ibnu Mas’ud membenci itu semuanya.”

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari bahwa Qatadah menuturkan: “Aku bertanya kepada Ibn Al-Musayyab: “Seseorang yang terkena sihir atau diguna-gunai tidak dapat menggauli istrinya, apakah boleh disembuhkan dengan nusyrah atau dengan cara lain? Ia menjawab:

“Tidak apa-apa hukumnya, karena yang mereka inginkan kebaikan untuk menolak madharat. Sedangkan sesuatu yang bermanfaat itu tidaklah dilarang.”

Dan diriwayatkan dari Al-Hasan bahwa ia berkata: “Tidak ada yang dapat melepaskan pengaruh sihir kecuali seorang tukang sihir.”

Ibnu Qayyim menjelaskan:

Nusyrah ialah penyembuhan terhadap seseorang yang terkena sihir. Caranya ada dua macam:

Pertama: dengan menggunakan sihir pula, dan inilah yang termasuk perbuatan syaitan. Dan pendapat Al-Hasan tersebut dapat dimasukkan ke dalam jenis ini, karena orang yang menyembuhkan dan orang yang disembuhkan mengadakan pendekatan kepada syaitan dengan apa yang diinginkannya, sehingga dengan demikian perbuatan syaitan itu gagal memberi pengaruh terhadap orang yang terkena sihir itu.

Kedua: Penyembuhan dengan menggunakan ruqyah, ayat-ayat ta’awwudz, obat-obatan dan doa-doa yang diperkenankan.
Cara ini hukumnya ja’iz (boleh).”

Kandungan tulisan ini:

  1. Larangan terhadap nusyrah.
  2. Perbedaan antara macam nusyrah yang dilarang dan yang diperbolehkan, dengan demikian menjadi jelas masalahnya.

Dikutip dari buku: “Kitab Tauhid” karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Penerbit: Kantor Kerjasama Da’wah dan Bimbingan Islam, Riyadh 1418 H.





Tatkala Pernikahan Terhambat Perbedaan Nasab

6 01 2011

Tak pernah disangka, ada beberapa gelintir bani adam yang hendak menikah karena ingin segera menyempurnakan separuh agamanya, terhalang sebuah aral yang cukup merisaukan. Apa itu…?

Jika anda menjawab PERBEDAAN NASAB & KETURUNAN, maka jawaban anda amatlah tepat. Banyak di antara wanita – wanita dari suku A yang oleh ayah/walinya tidak diizinkan menikah dengan lelaki dari suku B dan begitu pula sebaliknya. Amatlah pelik memang…

Sebab di antara mereka masih meyakini; 1. Suku mereka lebih baik daripada suku manapun, 2. Jika menikah dengan lain suku, maka keturunannya akan menjadi buruk / tak seindah yang diharapkan, 3. Jika menikah dengan suku atau nasab lain, maka dia akan direndahkan oleh sesama sukunya, dan lain sebagainya. Read the rest of this entry »





Ternyata Umur Seseorang Bisa Bertambah…

3 12 2010

tambah_usia

tambah_usia

Pada saat menuntut ilmu melalui kajian – kajian, seringkali kita mendengar sebuah hadits yang sekilas hadits tersebut sulit untuk difahami. Salah satu contoh haditsnya adalah:

Barangsiapa yang senang dilapangkan rizki-nya dan dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung tali silaturrahim.” [HR. Al Bukhari, no. 5986 yang dinyatakan shahih oleh Imam Al Baghawi dalam kitab beliau Syarhus Sunnah, XIII / 16 – 18]

Jika kita mendengarnya, maka kita akan sulit memahami makna dari hadits tersebut. Kenapa sulit…? Tentu saja, karena kita memahaminya dengan akal kita. Andai kita mengikuti bimbingan ulama’ dalam memahami makna hadits itu, tentu akan mudah mendapati keSHAHIHannya…

Sepintas setelah mendengar hadits tersebut, tentu dalam benak kita akan mengatakan,” Lho, bukannya umur seseorang sudah ditetapkan Allah ya… Dan umur terebut tidak akan bias bertambah dan berkurang bukan…? Lha kok bias usia kita bertambah karena silaturrahim…?” Read the rest of this entry »





Lakukan Amalmu Karena-Nya, Jangan Karena mereka…

26 11 2010

fatamorgana

fatamorgana

Hari – hari yang berlalu senantiasa akan menghadirkan amalan – amalan shalih bagi seorang yang mengerti benar bahwa suatu saat dia akan mati.

Di hari dimana saudara – sadari dijauhkan dari kita…

Di hari dimana ayah dan ibunda tak lagi mengenali dan membela kita…

Serta di hari manusia lalai akan anak dan istrinya…

Sebuah kesadaran akan pentingnya beramal dan berdoa, haruslah melekat pada diri seorang yang mengaku berislam…yang mengaku beriman atau bahkan minimal yang agama dalam KTPnya tertuliskan islam…

Namun siapa menyangka, dibalik amalan – amalan shalih yang kita hadirkan setiap harinya, terselip sebuah bayang – bayang ancaman…

Ancaman apa…?

Ancaman TERHAPUSNYA AMALAN – AMALAN SHALIH yang kita lakukan dan menjadi tak bernilai di hadapan Rabbuna ‘azza wa jalla. Ya, ancaman itu datang tatkala niat kita terkotori oleh sebuah noda yang sangat amat rumit kita ketahui. Bagaimana tidak rumit, sedangkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saja menyifati ia layaknya seekor semut yang berjalan di atas batu hitam, di kegelapan malam. Read the rest of this entry »