Cara Makmum Bertakbir

12 05 2009
takbir

takbir

Pertanyaan

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Kami menjumpai adanya kebiasaan di beberapa masjid, jika imam bertakbiratul ihram dengan suara yang keras/jahr, maka para makmum mengikuti takbirnya imam dengan suara keras pula. Dan kami perhatikan jika imamnya suaranya bagus dari biasanya maka mereka lebih bersemangat dalam bertakbir dan mengeraskan takbir mereka lebih keras dari biasanya. Apakah itu ada dalilnya? Terima kasih atas penjelasannya…

Jawab

Wa’alaikumussaalam warahmatullah wabarakatuh

Pertanyaan ini pernah ditanyakan kepada Lajnah ad Daimah, Saudi Arabia dan jawabannya adalah sebagai berikut.

“Imam disyariatkan untuk mengeraskan suaranya sehingga didengar oleh orang yang bermakmum di belakangnya, baik pada takbir pertama maupun pada takbir selanjutnya. Adapun selain imam hanyalah disyariatkan untuk bertakbir dengan suara lirih yakni dia sendiri yang mendengarnya. Bahkan mengeraskan bacaan takbir bagi makmum termasuk perkara baru dalam agama dan tergolong perkaran yang dilarang sebagaimana sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam…

“Barangsiapa melakukan perkara baru di dalam agama ini, padahal tidak terdapat padanya (dalil), maka hal itu akan tertolak.” (Fatawa lajnah ad Daimah : 8/366)

Dikutip dari majalah AL FURQON edisi 10 th. 8 Jumadil ‘Ula 1430 H


Actions

Information

7 responses

12 05 2009
mahabbahtedja

Untuk salam bagaimana saudaraku?
apakah kita harus nunggu salam pertama imam selesai (menoleh kekanan) baru kita salam atao harus nunggu salam kedua imam (menoleh kekiri) baru kita salam?

Didit Fitriawan berkata…
Wallahua’lam bish shawab, akhi. Yang saya ketahui dari kajian al ustadz ‘Abdul Hakim ‘Abdat bahwa sebagian salafiyyin keliru jika menolehkan salam pada saat imam setelah selesai salam kedua. Namun yang mendekati benar adalah makmum menoleh untuk salam ketika imam selesai mengucap salam pertama. Dan insya Allah tentang ilmu dalam masalah ini, ada pada al ustadz ‘Abdul Hakim yang bisa menjelaskannya…

14 05 2009
mahabbahtedja

:D

16 05 2009
rismaka

Ana pernah melihat dan mendengar salah seorang ustadz salafiyyin mengeraskan takbirnya ketika ia shalat munfarid (shalat sunnah)

16 05 2009
rismaka

Akhi didit, sepertinya kurang bijak juga kalau blog ini dibumbuhi dg terlalu banyak banner yg kurang penting, akan dapat membuat loading blog lama…

Didit Fitriawan berkata…
Oh gitu ya akh…ya udah nanti saya benerin.
Terima kasih, jazakallahu khairan ya atas masukannya.

19 05 2009
bayu200687

assalamu’alaykum…
didit, sedikit kritik ya…
koq aq ga terlalu suka sama jawaban model di atas
“Wallahua’lam bish shawab, akhi. Yang saya ketahui dari kajian al ustadz ‘Abdul Hakim ‘Abdat bahwa sebagian salafiyyin keliru jika menolehkan salam pada saat imam setelah selesai salam kedua. Namun yang mendekati benar adalah makmum menoleh untuk salam ketika imam selesai mengucap salam pertama. Dan insya Allah tentang ilmu dalam masalah ini, ada pada al ustadz ‘Abdul Hakim yang bisa menjelaskannya…”
sepertinya ada kesan gimanaaaa gitu…
benar, bahwa seseorang mesti sadar sampai dimana taraf ilmunya. namun jawaban seperti itu seolah mengesankan untuk ‘ikut saja’.
mungkin ini hanya perasaan aq saja. seandainya di jawaban itu disertakan dalilnya, insyaAlloh lebih bermanfaat. minimal ada setitik ilmu. sedangkan jawaban seperti itu, aq ga melihat ilmu yang bisa diambil kecuali sekedar dugaan yg lemah.
afwan…
barollohu fiik…

Didit Fitriawan berkata…
Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuhu…
Wa fiyka barakallahu.
Akhuna bayu yang baik, terima kasih atas masukan/kritikan antum. Hanya saja saya menyebutkan jawaban itu dikarenakan saya LUPA akan dalil shahih yang dibawakan al ustadz ‘Abdul Hakim ketika kajian itu.
Dan bukankah perkara yang lumrah di kalangan salafiyyin yang mengatakan wallahua’lam ketika dirinya lupa? Sedangkan ilmu tersebut pernah saya dengar tentang keshahih-annya ketika saya bermajelis dengan beliau.
Maka saya katakan dengan kalimat semacam itu…
‘Afwan…
Atau barangkali antum punya saran, bagaimana kata yang harus saya pilih ketika keasaan saya seperti yang saya ceritakan di atas…?

20 05 2009
bayu200687

assalamu’alaykum
jazakallohu khoir atas tanggapannya
sebenarnya, bukan masalah pengguanaan kata2 ‘wallohu a’lam. melainkan kata2 setelahnya.

Yang saya ketahui dari kajian al ustadz ‘Abdul Hakim ‘Abdat bahwa sebagian salafiyyin keliru jika menolehkan salam pada saat imam setelah selesai salam kedua. Namun yang mendekati benar adalah makmum menoleh untuk salam ketika imam selesai mengucap salam pertama. Dan insya Allah tentang ilmu dalam masalah ini, ada pada al ustadz ‘Abdul Hakim yang bisa menjelaskannya…

maksud saya, sebagaimana sudah mafhum, bahwa ilmu adalah apa2 yg berasal dari Al qur’an dan sunnah. adakah dengan jawaban seperti itu, ada ilmu yg dapat diambil oleh pembaca, selain syak wasangka sahaja?
adapun lupa, adalah hikmah dari Alloh ‘Azza wa Jalla. dan seseorang tidaklah dibebani melainkan sesuai kesanggupannya.
namun dg jawaban antum, insyaAlloh telah jelas semuanya. meski saya tetap berpendapat bahwa jawaban antum yg pertama atas pertanyaan Kang Tedjo, tetap kurang tepat.
nah, sekarang saya ingin menuntut antum untuk menjelaskan sejelas2nya perkataan antum ini ^_^

Sedangkan ilmu tersebut pernah saya dengar tentang keshahih-annya ketika saya bermajelis dengan beliau.

maklum, saya ga punya ilmu tentangnya, dan saya [masih] ingin [terus] belajar…

Didit Fitriawan berkata…
Barakallahu fiykum akhi ^_^
iya, saya ada rekamannya kok.
beri waktu saya mendengarkan dan mencatat kembali rekaman kajian itu ya…

20 05 2009
bayu200687

wokeh! ditunggu lho brader…
[jangan lama2]
[secara aq juga salam setelah imam salam yg kedua]
[pke hadist yg dilarang mendahului imam]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: