Dusta Dalam Sebuah Mimpi

6 05 2009

“Mas. tadi malam mimpi apa…?”

—+++—

Itulah secuplik kalimat yang pernah ditanyakan kepada saya. Dan, seketika saya teringat tentang bagaimana Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan…

Sebagian orang  ada yang sengaja membikin-bikin cerita mimpi yang tidak dialaminya, untuk tujuan tertentu, misalnya untuk mendapatkan keistimewaan, popularitas, menumpuk materi, atau menakut-nakuti orang yang sedang bermusuhan dengannya.

Banyak orang awam memiliki kepercayaan tertentu terhadap mimpi, sehingga mereka amat bergantung dengannya. Orang-orang seperti inilah yang banyak menjadi korban penipuan soal mimpi.

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memberi ancaman keras kepada orang yang suka mengada-adakan mimpi yang tak pernah mereka lihat. Beliau bersabda :

“Sesungguhnya di antara kebohongan besar adalah seseorang yang mengaku (bernasab) kepada selain bapaknya, atau bercerita tentang mimpi yang tak pernah ia lihat, serta meriwayatkan atas Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam sesuatu yang tidak pernah beliau katakan” ( HR Bukhari, Fathul Bari : 6/540).

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“Barangsiapa (menceritakan) mimpi yang tidak ia lihat, ia dibebani mengikat dua biji gandum, dan tentu ia tidak akan mampu melakukannya…” (HR Bukhari,  Fathul Bari : 12/427).

Sungguh, sebuah hal sederhana… Namun teramat membuat celaka… Wallahu al Musta’an.

Advertisements