Lingkungan Kerja Melanggar Syari’at

20 04 2009

pekerjaan...?

pekerjaan...?

Soal :

Assalamu’alaikum. Alhamdulillah setelah kami dan beberapa akhwat membaca ak Mawaddah, kami mendapat banyak ilmu seputar nisa’ sebagai bekal menjalani akhtifitas.

Pada kesemptan ini, saya ingin menanyakan suatu permasalahan. Saya terikat kerja dengan lembaga pendidikan yang katanya islami. Awalnya saya kira memang benar – benar islami. Tapi setelah satu pecan masuk, ternyata banyak hal yang tidak sesuai dengan syariat, seperti tidak ada hijab sewaktu rapat bersama, murid laki – laki dan perempuan dari kelas 1 hingga kelas 6 dicampur, dan lain – lain padahal saya sudah terikat kontrak.

Apa yang seharusnya saya lakukan ustadz? Saya bekerja karena keinginan orang tua. Terima kasih…

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuhu…

Permasalahan ukhti sudah jelas, dan alhamdulillah dengan bekal as sunnah ukhti bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah sesuai alquran dan hadits yang shahih. Semoga nikmat ini berlanjut hingga bertemu dengan Allah ta’ala kelak.

Pertama hendaknya ukhti menasehati Kepala Sekolah dengan bahasa yang baik dan lembut serta menyampaikan duduk masalahnya. Lalu menjelaskan tentang dalil diharamkannya laki – laki melihat perempuan yang bukan mahramnya dengan membacakan QS. Al Ahzab : 53 dan QS. An Nur : 30

Jelaskan pula bahaya dari pergaulan bebas di kelas antara siswa dan siswi serta bawakan dalil di bawah ini…

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

janganlah sekali – kali seorang pria itu bersepi – sepian dengan seorang wanita kecuali dengan mahramnya. Dan janganlah wanita itu pergi melainkan dengan mahramnya.” (HR. Muslim, no.2391 dari ‘Abdullah bin ‘Abbas)

Jika hal ini tidak diterima, maka lebih baik ukhti menyampaikan udzur untuk tidak mengajar dengan alas an berpegang kepada sunnah yang mewajibkan hal itu. Dan ukhti tidak termasuk menyelisihi janji / kontrak karena ukhti masuk lembaga tersebut berdasarkan pengakuan mereka bahwa lembaga tersebut islami, namun kenyatannya tidak demikian.

Diambil dari majalah al-Mawaddah,edisi 7 tahun ke-2, Shofar 1430 H, bulan Februari 2009 M


Actions

Information

2 responses

20 04 2009
awisawisan

assalaamu’alaykum
pak dit saya copas ya…
jazakallaahu khoiron

24 04 2009
mahfuzhoh

Sedihnyaaaa………….
Do’akan………
Ku kan keluar secepatnya……………..

Secepat mungkinnnnnnnn
:((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: