Ketika Bunga Tak Bermekar Lagi…2

21 01 2009

BACA DAHULU…

semangat...!

semangat...!

Tatkala diri seakan tak sadar dengan apa yang baru saja terjadi, ada seorang kawan yang dengan sejumpun bekal nasehat ia datang.

“Seakan ada sebuah mendung di terang wajah antum akhi, ada apa?” tanya dia.

“Waduh, puitis sekali antum…? Tidak papa kok akhi, hanya sedikit sedih saja. Nilai mata kuliah -blablabla- keluar, dan nilai saya kurang baik.” sahutku.

“Harus gimana nanti saya terangkan semua ini pada ayah – bunda yang aku terlanjur berjanji pada mereka…??? Lantas kepada seorang Dosen Wali yang kini telah merantau ke Malaysia untuk studinya, pun ia titipkan sebuah janji yang harus aku tunaikan…” ceritaku padanya.

“Masya Allah…! Antum baca ini saja akh!”

Tampak di hadapan mata rangkaian – rangkaian tulisan penuh nasehat dari Al Imam Ibnu Qayyim al Jauziyyah -rahimahullah-

semangat bunga...!

semangat bunga...!

Seketika aku teringat betapa…

Suatu keburukan yang menimpa manusia adalah karena tingkah pola manusia itu sendiri. Dan tidaklah ada sesuatu yang menimpa seseorang berupa kejelekan melainkan karena kemaksiatan yang ia lakukan…

Aku bergumam pada hatiku…

Jujur-lah akhi, mungkin engkau kurang tekun dalam belajar…atau mungkin engkau terlalu bersemangat dalam menanamkan kesungguhan pada dirimu sehingga tersimpan ujub dalam hatimu… Read the rest of this entry »

Advertisements




Ketika Bunga Tak Bermekar Lagi…

21 01 2009
bunga, jangan layu...semangat!

bunga, jangan layu...ayo semangat!

Kala itu sore menjelang dan menjulang dengan indahnya di langit Surabaya dengan dihiasi tetesan hujan yang menyegarkan taman – taman kota. Mencoba sedikit melepaskan penat dengan istirahat di kamar yang tak cukup terawat. Mendengarkan bait demi bait lantunan alquran Muhammad Thaha al Junayd…

Seakan semua itu menjadi penyerta dan pengiring akan senyuman yang tersurat dari kejadian di pagi harinya. Di mana ada 3 kebahagiaan yang dititipkan Allah ta’ala pada hamba-Nya yang dha’if ini…

  1. Sebuah keinginan untuk dibimbing oleh dosen santun dan penyabar -insya Allah- dalam mengerjakan Tugas Akhir perkuliahan yang telah siap menanti di depan mata. Ternyata dengan begitu mudah Allah berikan untukku dan sahabatku. Semoga dengan ini, Allah berikan jalan yang mudah dalam menyelesaikan semuanya… Read the rest of this entry »