Perkara Sederhana, Pembawa Petaka…!!!

20 12 2008
perhatikan...

perhatikan...

Islam datang dengan membawa peraturan yang semuanya demi kemaslahatan umat manusia. Di antaranya soal menghilangkan najis. Islam mensyariatkan agar umatnya melakukan istinja’ (cebok dengan air) dan istijmar (membersihkan kotoran dengan batu) lalu menerangkan cara melakukannya sehingga tercapai kebersihan yang dimaksud.

Sebagian orang menganggap enteng masalah menghilangkan najis. Akibatnya badan dan bajunya masih kotor. Dengan begitu, shalatnya menjadi tidak sah. Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengabarkan bahwa perbuatan tersebut salah satu sebab dari pada azab kubur

Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu berkata : “Suatu kali Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam melewati kebun di antara kebun-kebun di Madinah. Tiba-tiba beliau mendengar suara dua orang yang sedang disiksa di dalam kuburnya. Lalu Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“keduanya diazab, tetapi tidak karena masalah besar (dalam anggapan keduanya) lalu bersabda benar (dalam riwayat lain sesungguhnya ia masalah besar) salah satunya tidak meletakkan sesuatu untuk melindungi diri dari percikan kencingnya dan yang satu lagi suka mengadu domba” (HR Bukhari, Fathul Bari : 1/317).

Bahkan Nabi Shallallahu’alaihi wasallam mengabarkan :

“Kebanyakan azab kubur disebabkan oleh buang air kecil” (HR Ahmad : 2/236, Shahihul Jami’ : 1213).

Termasuk tidak cebok setelah buang air kecil adalah orang yang menyudahi hajatnya  dengan tergesa-gesa sebelum kencingnya habis, atau sengaja kencing dalam posisi tertentu atau di suatu tempat yang menjadikan percikan air kencing itu mengenainya, atau sengaja meninggalkan istinja’ dan istijmar tidak teliti dalam melakukannya.

Saat ini, banyak umat Islam yang menyerupai orang-orang kafir dalam masalah kencing. Beberapa kamar kecil hanya dilengkapi dengan bejana air kencing permanen yang menempel di tembok dalam ruangan terbuka. Setiap yang kencing dengan tanpa malu berdiri dengan disaksikan orang yang lalu lalang keluar masuk  kamar mandi. Selesai kencing ia mengangkat pakainnya dan mengenakannya dalam keadaan najis.

Orang tersebut telah melakukan dua perkara  yang diharamkan. pertama ia tidak menjaga auratnya dari penglihatan manusia dan kedua, ia tidak cebok dan membersihkan diri dari kencingnya.

Dikutip secara ringkas dari risalah kecil “Dosa yang Dianggap Biasa”, Muhammad Ibn Shalih al Munajjid.


Actions

Information

8 responses

20 12 2008
alhumairoh

d first nih..

yup betuL, hal kecil berdampak besar karena berhubungan dengan kebersihan yang merupakan syarat mutlak dalam beribadah.

tapi, kok gambarnya jahiL banget ya??
asal ga mencerminkan sang penulis ajach! hehe..

Didit Fitriawan berkata…
Sudah saya hapus gambarnya…karena tidak sesuai dengan penulisnya. he…

21 12 2008
hik_mah

bersuci…. hal yang sepele atau hal yang dianggap sepele…??
islam itu mudah..tapi yuk…belajarlah untuk tidak mempermudah islam… ^_^
tulisan yang bagus…

21 12 2008
sagung

wuih… brarti jangan menyepelekan apapun.

22 12 2008
Afra Afifah

jazakallah khairan : ) btw, bgmn? bs dtg kah hr ahad? : )

Didit Fitriawan berkata…
Waiyyaki ahsanal jaza’…
Ehm, lihat kondisi keuangan dan teman yang nemenin ke sana dulu ya ukhti…tapi tetap diusahakan. ^_^

22 12 2008
rismaka

Mungkin bukan hanya toilet saja ya.. Orang-orang pemalas yang jorok pun biasanya lebih memilih seperti anj*ng kalau kencing, yakni di pohon, di tembok orang lain, ataupun di sungai. Mereka tanpa malu kencing di hadapan kendaraan yang lalu lalang. Ingin rasanya bawa gayung, terus banjur mereka ^_^. Habis itu kabuuuuurr,,,,,, (ssttt… jangan dicontoh ya…!!)

Didit Fitriawan berkata…
^_^

Nakal ya…

23 12 2008
fachri

wah, kebetulan ni ada pembinaan buat mahasiswa baru di kampus, jadi bisa buat bahan kultum. Jazakumullah khoir akhi atas informasinya..


Didit Fitriawan berkata…

Iya mas, waiyyaka ahsanal jaza’…

24 12 2008
mahfuzhoh

Nah, ini dia….
Harusnya pola istinja secara benar mulai dibiasakan orang tua pada anaknya (dg tetap mempehatikan kondisi) hingga ketika besar nanti mereka terbiasa dan tidak anggap sepele perkara demikian.

29 12 2008
Muliadi

he……..

hebat mas aq juga ingin bisa buat blog sperti anda

Didit Fitriawan berkata…
Heh, ini Muliadi tetanggaku ya? Yang biasanya nebeng ngenet pake komputer rumahku ya…???

Lapo Mul??? Ke sinio sama Jasmadi…! nanti tak ajarin nge-Blog… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: