Saudaraku, Kau Kemanakan Shalatmu…?

20 07 2008
posisi-sholat-berjamaah

posisi-sholat-berjamaah

Allahu akbar…Allahu Akbar!!!

“Nak, ayo ke masjid gih…! Tuh udah adzan…!!!” celetuk santun seorang ibu kepada putra semata wayangnya. “Ah Ibu, ntar ajah! Nanggung nih… “ jawab sang anak sambil meneruskan melihat acara TV remaja.

Teman – temanku yang baik… banyak dari kita yang meremehkan dan menganggap enteng shalat berjamaah. Bahkan mungkin bias jadi kita adalah salah satu diantaranya. Oleh karenanya, melalui tulisan ini akan coba penulis sarikan mengenai shalat berjama’ah yang merupakan ibadah terindah di setiap hari kita ini…

Teman – teman yang baik… Allah Ta’ala banyak menyebut kata “sha-lat” dalam Al Qur’anul Karim. Ini menandakan begitu pentingnya perkara ini. Ar Rahman berfirman :

“Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”(Al Baqarah : 43)

Teman – teman, coba dengarkan kata seorang ahli ilmu dari Saudi Arabia, al Faqih ‘Abdul ‘Aziz Ibnu Bazz –rahimahullah- tentang ayat di atas,” Ayat yang mulia ini adalah nash yang menunjukkan wajibnya shalat berjamaah dan ikut serta bersama orang-orang yang melaksanakannya. Jika yang dimaksud itu hanya sekedar melaksanakannya (tanpa perintah berjamaah), tentu tidak akan disebutkan di akhir ayat ini kalimat (dan rukulah bersama orang-orang yang ruku’), karena perintah untuk melaksanakannya telah disebutkan di awal ayat.”

Kemudian dalam surat An- Nisa’ Allah berfirman yang artinya :

“Dan apabila kamu berada ditengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (sha-lat) besertamu dan menyandang senjata, kemu-dian apabila mereka (yang shalat besertamu) su-jud (telah menyempurnakan serekat), maka hen-daklah mereka dari belakangmu (untuk meng-hadapi musuh) dan hendaklah datang golongan kedua yang belum shalat, lalu bershalatlah me-reka denganmu , dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata…” (An Nisa’ 102)

Nah loh…! Dalam keadaan perang aja Allah Ta’ala mewajibkan shalat berjama’ah…Lantas gimana bila dalam keadaan damai…?!

Kemudian disebutkan di atas bahwa “..dan hendaklah datang segolongan kedua yang be-lum shalat, lalu bershalatlah bersamamu…”.

Teman – temanku yang baik, coba perhatikan ayat tersebut…Tuh ayat adalah dalil bahwa shalat berjamaah adalah far-dhu ‘ain lho! Bukan fardu kifayah seperti kata sebagian tetangga – tetangga kita pas SD dulu… Apalagi ada yang mengatakan sunnah!!! Minta dijitak dia…

Jika emang hukumnya fardhu kifayah, pastilah gugur kewajiban berjamaah bagi kelompok kedua ka-rena penunaian kelompok pertama. Dan jika hu-kumnya adalah sunnah, pastilah alasan yang pa-ling utama adalah karena takut. Jelas ga’ tuh NGAWURISASI tetangga kita tadi…???

Coba kalian lihat dalam buku Shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Seorang laki-laki buta datang kepada Nabi dan berkata: “Wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai pe-nuntun yang akan menuntunku ke Masjid. ” Ma-ka dia minta keringanan untuk shalat dirumah, maka diberi keringanan. Lalu ia pergi, Beliau memanggilnya seraya berkata: “Apakah kamu mendengar adzan ? Ya, jawabnya. Nabi berkata :”Kalau begitu penuhilah (hadirilah)!”

Masya Allah… Pelototin tuh hadits!!! Idola kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam tidak memberikan keringanan kepada Abdullah bin Ummi Maktum radhiyallahu ‘anhu untuk shalat dirumahnya (tidak berjamaah) padahal keadaan beliau seperti ini:

1. Keadaan beliau buta.

2. Tidak adanya penuntun ke Masjid.

3. Jauh rumahnya dari Masjid.

4. Adanya pohon-pohon kurma dan lain-lain yang ada diantara rumah beliau dan Masjid.

5. Adanya binatang buas di Madinah.

6. Tua umurnya dan telah lemah tulang-tulang-nya.

Kalo kita…??? Mata masih melek…Jalan sendiri ke masjid masi’ bias…masjid ada di depan pagar rumah…binatang buas paling cumin kucing, umurnya masi’ muda bahkan HONDA REVO dan MEGAPRO nangkring di teras…eh malah tidak berangkat ke masjid!!! Kalo emang teman2 adalah remaja dan pemuda tipe kaya’ gini…??? Ke Laut aja deh…!!!

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meri-wayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wassallam telah bersabda : “Aku berniat meme-rintahkan kaum muslimin untuk mendirikan sha-lat. Maka aku perintahkan seorang untuk menjadi imam dan shalat bersama. Kemudian aku berang-kat dengan kaum muslimin yang membawa seikat kayu bakar menuju orang-orang yang tidak mau ikut shalat berjamaah, dan aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al Bukhari-Muslim)

Coba perhatiin teman…! Hadits di atas telah menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam akan membakar rumah-rumah yang penghuni laki – lakinya tidak keluar untuk shalat berjamaah di masjid. Dan masih banyak lagi hadits yang menerangkan peringatan keras Rasulullah terhadap orang-orang yang tidak hadir ke masjid untuk berjamaah bukan semata-mata karena mereka meninggalkan shalat, bahkan mereka shalat di rumah-rumah mereka. Coba bandingkan dengan zaman kita sobat…??? Mungkin rumah kita termasuk rumah yang akan dibakar oleh Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam…

Kemudian coba dengarin nih, Ibnu Hajar –rahimahullah- berkata : “Hadits ini telah menerangkan bahwa shalat berjamaah adalah fardhu ‘ain, karena kalau shalat berjamaah itu hanya sunnah saja, Rasulullah tidak akan berbuat keras terhadap orang-orang yang meninggalkannya, dan kalau fardhu kifayah pastilah telah cukup dengan pekerjaan beliau dan yang bersama beliau.”

Apa kata para panutan pemuda muslim tentang shalat berjamaah…???

Teman – temanku yang baik…Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata : “Engkau telah melihat kami, tidak sese-orang yang meninggalkan shalat berjamaah, ke-cuali ia seorang munafik yang diketahui nifaknya atau seseorang yang sakit, bahkan seorang yang sakitpun berjalan (dengan dipapah) antara dua orang untuk mendatangi shalat (shalat berjamaah di masjid). “Beliau menegaskan : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam mengajarkan kita jalan-jalan hidayah, dan salah satu jalan hidayah itu adalah shalat di masjid (shalat yang diker-jakan di masjid).” (HR. Muslim dlm buku Shahih Muslim)

Beliau juga mengatakan : “Barang siapa mau bertemu dengan Allah SWT di hari akhir nanti dalam keadaan muslim, maka hen-daklah memelihara semua shalat yang dise-rukan-Nya. Allah SWT telah menetapkan jalan-jalan hidayah kepada para Nabi dan shalat ter-masuk salah satu jalan hidayah. Jika kalian sha-lat dirumah maka kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian, dan kalian akan sesat. Se-tiap Lelaki yang bersuci dengan baik, kemudian menuju masjid, maka Allah SWT menulis setiap langkahnya satu kebaikan, mengangkatnya satu derajat, dan menghapus satu kejahatannya. Eng-kau telah melihat dikalangan kami, tidak pernah ada yang meninggalkan shalat (berjamaah), ke-cuali orang munafik yang sudah nyata nifaknya. Pernah ada seorang lelaki hadir dengan dituntun antara dua orang untuk didirikan shaf.”

Coba perhatikan yang ini…Ibnu Mas’ud, Abdullah bin Abbas dan Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhum, mereka berkata : “Barangsiapa yang mendengar adzan kemudian dia tidak mendatanginya tanpa udzur, maka tidak ada shalat baginya.”

Ali bin Abi Thalib berkata : “Tidak ada tetangga masjid kecuali shalat di masjid.” Ketika ditanyakan kepada beliau : “Siapa tetangga masjid ?” Beliau menjawab : “Siapa saja yang mendengar panggilan adzan.” Kemudian kata beliau : “Barangsiapa mendengar panggilan adzan dan dia tidak mendatanginya maka tidak ada shalat baginya, kecuali dia mempunyai udzur.

Teman – teman yang baik…meningggalkan shalat berjamaah meru-pakan salah satu penyebab untuk meninggalkan shalat sama sekali atau tidak mengerjakan shalat blas (sama sekali). Dan perlu diketahui bahwa meninggalkan shalat adalah kekufuran, dan ke-luar dari islam. Ini berdasar pada sabda Nabi : “Batas antara seseorang dengan kekufuran dan syirik adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim). “Janji yang membatasi antara kita dan orang-orang kafir adalah shalat. Barang siapa meninggalkannya, maka ia kafir.” Ngeri tidak…???

Nah temanku…kita wajib memelihara shalat pada waktunya, mengerjakan shalat sesuai de-ngan yang disyariatkan Allah, dan mengerjakan secara berjamaah di rumah-rumah Allah. Setiap muslim wajib taat kepada Allah dan rasul-Nya, serta takut akan murka dan siksanya.

Tidak bisa dipungkiri shalat berjamaah mempunyai beberapa hikmah serta kemaslahatan. Hikmah yang tampak adalah

1. Akan timbul diantara sesama muslim akan sa-ling mengenal dan saling membantu dalam kebaikan, ketaqwaan, dan saling berwasiat de-ngan kebenaran dan kesabaran.

2. Saling memberi dorongan kepada orang lain yang meninggalkannya, dan memberi penga-jaran kepada yang tidak tahu.

3. Hati akan membenci kemunafikan.

4. Memperlihatkan syiar-syiar Allah ditengah-tengah hamba-Nya.

5. Sarana dakwah lewat kata-kata dan perbuatan.

Oleh karena itu jika kita masih merasa muslim, maka wajib bagi kita memperhatikan, dan bersegera melak-sanakannya. Juga wajib memberitahukan hal ini kepada anak-anaknya, keluarga, tetangga, dan se-luruh teman-teman seaqidah agar mereka melak-sanakan perintah Allah Ta’ala dan rasul-Nya dan agar mereka takut terhadap larangan Allah dan rasul-Nya dan agar mereka menjauhkan diri dari sifat-sifat orang munafik yang tercela, dianta-ranya malas mengerjakan shalat.

Teman – teman, ayo shalat berjamaa’ah yuk…!

Denpasar, 20 Juli ’08 oleh Didit Fitriawan


Actions

Information

20 responses

20 07 2008
ghaniarasyid™

Iya, Didit. Benar sekali…
Dan alhamdulillah, saya berhasil menerapkannya sebelum ke Bali.

Tapi yang jadi masalah di Bali ini, suara adzan nggak kedengeran…
Mushalla jauh, masjid ada di Sanur…
Motor cuma satu…
Akhirnya kita shalat di kosan, Dit :( .


Staring blankly ahead. Just making my way, making a way through the crowd…

Tidak papa, akhi…

Ayo tetap semangat! “Ihrish ‘ala maa yanfa’uka…!”
“Bersemangatlah terhadap pa – apa yang bermanfaat bagimu…!”

21 07 2008
achoey sang khilaf

Sebuah pencerahan akhi
Kadang seringkali kita terlena
dan membiarkan seruan kebajikan itu berlalu begitu saja

Semoga kita bisa diistiqamahkan Dia ya akhi…

21 07 2008
mahfuzhoh

Ana baru liat tulisan akh Didit yang berguyon…
bagus…!
terutama buat para remaja

Tetep semangat akh….!!!!

Insya Allah ukhti…barakallahu fiyki…

21 07 2008
ahsinmuslim

ya Allah, mantapkan iman hamba,
mudahkan kaki hamba tuk melangkah ke istanaMu.
ikhlaskan hati ini dalam memenuhi panggilanMu.

bismillahirrohmanirrohim,
yuk, sholat berjama’ah yuk……

21 07 2008
ariefdj

..he eh.. saat ini, ditempat saya, masjid baru rame, saat sholat jum’at / hari raya.. kalo waktu2 laen sih, pada sendiri2 di rumahnya.. :(

Ayo mas arif, antum tanggung jawab untuk dakwah tuh…

Barakallahu fiyk…

21 07 2008
mahabbahtedja

subhanallah,
jng lupa akhi,shaf trdpan di masjid Ibrahim senantiasa mjdi rebutan qta kan?
Siapa cepat,dia dapat.
Ato,akhi ghani maw ikutan rebutan jg?

Kadang,saya selalu iri ktika antum dpat barisan shaf d dpan saya. :D (hehe,salah saya sndiri jg kok)

dr Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam brsda, “shalat jmaah itu lbh utma dr pada shalat sndrian sbnyak 27 drajat” (HR. Bukhari dan Muslim)

Barakallahu fiikum ya akhi…

Fastabihul khairat ya…siapa cepat dia yang dapat…!

22 07 2008
theloebizz

seeeep pastinyaaah…
aku jg mau menerapkan konsep jamaah di keluargaku kelak ;)

Amiiin, semoga dimudahkan Allah ukhti…

22 07 2008
nurussadad

di masjid sekarang gak perlu rebutan tempat koq…
*halah*

Tapi yang terjadi di masjid dekat kost kami selalu rebutan shaf tersepan ukhti…

23 07 2008
simkuring

boleh nambahin kan mas..?

-Untuk wanita sebaik-baik tempat shalat fardhu adalah di rumahnya.

Nuhun..

Masya Allah akhi…terlupa saya…!

Tapi nanti akan ada postingan sendiri mengenai postingan shalat wanita…

Jazakallahu khairan…

23 07 2008
The spirit of sunnah

Bismillah,
assalamu’alaikum…
Subhanallah posting yang bagus..
Sebagai semangat untuk shalat berjamaah..
Akhi…bagaimana tuk orang yang shalat’y senin_kamis(bolong_bolong)…jazakalkahukhoir
wassalamu’alaikum…
The spirit of sunnah o’k!

Wa’alaikumsalam warahmatullah…

wah itu mah tukang kredit ukhti…Masak cuman senin dan kamis saja…???

Hehe…

24 07 2008
Sadat ar Rayyan

postingan yang renyah, enak dicerna, dan banyak manfaat. Subhanalloh…. semoga ini menjadi gerbang hidayah bagi kaum muslimin.

24 07 2008
weibullgamma

FYI, nurussadad kok dibilang ukhti…
begitulah yang terjadi…jadi koreksi diri niih..
thanx ya akhi…

oalah…antum ini AFRIANTO tah? Maaf ya…

25 07 2008
awisawisan

assalaamu’alaykum…
enak baca gaya tulisannya akh…

hem,
kadang susah nyari partner sholatnya,
klo rumah jauh dari mesjid atau musholla..
dan di kosan lg sepi nda ada orang…

sayang sekali kesempatan bagus buat berjama’ah harus terlewati,,

Wa’alaikumsalam warahmatullah…

Mbak awis shalatnya di rumah saja ya…! Lebih afdhal…insya Allah.

Untuk mbak awis shalatnya di rumah saja…Lebih aman dan lebih afdhal… ^_^

25 07 2008
alpiriuqi

Assalamu’alaykum
minta izin yaa………….

artikel antum tetnang sholat berjamaah ini, ane kirim ke milist salafy UI yaa ???

Wa’alaikumsalam warahmatullah…

Silahkan ya akhi…! Semoga dengan tulisan tersebut Allah menambah amal kebaikan bagi penulis, penyebar serta pembaca-nya… Amiiin!

NB : Sumber link tetap ditulis ya akh…!

25 07 2008
herr

nitip link akh, barangkali berguna. ada kaitannya dengan sholat berjama’ah…

http://www.4shared.com/file/50184092/52985947/posisi_imam_dan_makmum_dalam_shalat_berjamaah.html

http://www.4shared.com/file/51356905/abc9eaa7/Aturan_Shof_Sholat.html

baarakallahu fiik

Wa fiika barakallahu…Iya akhi! nanti ana liat dan cantumkan…Insya Allah!

26 07 2008
weibullgamma

iya..saya Afrianto..dan sepengetahuan saya nurussadad itu laki-laki
numpang ngelink yah Mas Didit…

Silahkan mas afrianto…di link saja…!

barakallahu fiyka…

15 01 2014
muslimjogja.com

izin copas di portal kami ya

24 02 2014
Toko buku online

Hello there, I discovered your website by means of Google whilst looking for
a related subject, your web site got here up, it seems to be good.
I’ve bookmarked it in my google bookmarks.
Hi there, just became aware of your blog thru Google, and found
that it is really informative. I’m gonna be careful for brussels.
I’ll appreciate if you happen to continue this in future.
Numerous people shall be benefited from your writing. Cheers!

28 01 2015
artikelislamionline

Kadang seringkali kita terlena
Ana juga baru liat tulisan akh Didit yang berguyon…
bagus…!
he eh.. saat ini, ditempat saya, masjid baru rame, saat sholat jum’at / hari raya..
tetep merupakan kewajiban untuk laki-laki sih kudu ke mesjid

28 01 2015
artikelislamionline

Reblogged this on artikelislamionline.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: