<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>aL FitraH's WebLog™</title>
	<atom:link href="http://fitrahfitri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fitrahfitri.wordpress.com</link>
	<description>Senyummu untuk saudaramu adalah shadaqah bagimu...(HR. At Tirmidzi, 328/1956 dlm buku Silsilah ash Shahihah, II/117 no.572)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 09:15:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fitrahfitri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/57d08111782001e53a740b1d79d40d10?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>aL FitraH's WebLog™</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fitrahfitri.wordpress.com/osd.xml" title="aL FitraH&#039;s WebLog™" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fitrahfitri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sunnah-nya Menyembunyikan Amalan</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/12/12/sunnah-nya-menyembunyikan-amalan/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/12/12/sunnah-nya-menyembunyikan-amalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 09:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[FIQIH ISLAM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1663</guid>
		<description><![CDATA[Dari tulisan al ustadz Abu Al Jauza&#8217;, kami sadurkan sebagai berikut: Al-Imaam Muslim rahimahullah berkata : حَدَّثَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ وَهُوَ ابْنُ سَلَمَةَ، عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ، بِهَذَا الْإِسْنَادِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، قَالَ: إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ خَيْرَ التَّابِعِينَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أُوَيْسٌ وَلَهُ وَالِدَةٌ، وَكَانَ بِهِ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1663&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;">Dari tulisan al ustadz Abu Al Jauza&#8217;, kami sadurkan sebagai berikut:</span></p>
<div><span style="color:#008000;">Al-Imaam Muslim <em>rahimahullah</em> berkata :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ وَهُوَ ابْنُ سَلَمَةَ، عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ، بِهَذَا الْإِسْنَادِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، قَالَ: إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ خَيْرَ التَّابِعِينَ رَجُلٌ يُقَالُ لَهُ أُوَيْسٌ وَلَهُ وَالِدَةٌ، وَكَانَ بِهِ بَيَاضٌ فَمُرُوهُ فَلْيَسْتَغْفِرْ لَكُمْ</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami ‘Affaan bin Muslim : Telah menceritakan kepada kami Hammaad bin Salamah, dari Sa’iid Al-Jurairiy dengan sanad ini, dari ‘Umar bin Al-Khaththaab, ia berkata : Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda : “<em>Sesungguhnya sebaik-baik tabi’iin adalah seorang laki-laki yang bernama Uwais. Ia mempunyai ibu, dan ia dulu mempunyai belang putih. Carilah ia, lalu mintalah ia agar memohonkan ampun kepada kalian</em>” [<em>Shahih Muslim </em>no. 2542].</span></div>
<p><span style="color:#008000;"><span id="more-1663"></span></span></p>
<div><span style="color:#008000;">Ya, dialah Uwais Al-Qaraniy <em>rahimahullah</em>. Seorang yang sempat sejaman dengan Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>, namun belum pernah bertemu dengan beliau <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>. Keutamaan yang dimiliki Uwais salah satunya karena sifatnya yang enggan dengan kemasyhuran[1]. Ia senantiasa menyembunyikan diri dalam ketaatan, hingga ketika ada orang menemuinya karena mengetahui keutamaan yang disebutkan ‘Umar dalam hadits di atas, Uwais berkata :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">مَا أَنَا بِمُسْتَغْفِرٍ لَكَ حَتَّى تَجْعَلَ لِي ثَلاثًا، قَالَ: وَمَا هُنَّ؟ قَالَ: لا تُؤْذِينِي فِيمَا بَقِيَ، وَلا تُخْبِرْ بِمَا قَالَ لَكَ عُمَرُ أَحَدًا مِنَ النَّاسِ، وَنَسِيَ الثَّالِثَةَ</span></div>
<div><span style="color:#008000;">“Aku tidak akan memintakan ampun (kepada Allah) untukmu hingga engkau memenuhi tiga permintaanku”. Orang itu berkata : “Apakah itu ?”. Uwais berkata : “Janganlah engkau menyusahkan aku lagi setelah ini, jangan engkau beritahukan pada seorang pun apa yang telah dikatakan ‘Umar kepadamu, &#8211; dan perawi lupa yang ketiga” [Diriwayatkan oleh Al-Haakim, 3/404-405; sanadnya shahih].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Perkataan ‘Umar pada diri Uwais bukanlah celaan, namun sanjungan (dari Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>)<em> </em>– yang dengan sanjungan itu, ia bisa memperoleh fasilitas-fasilitas dari Khaalifah.[2] Namun, itulah Uwais. Ia lebih senang jika orang-orang tidak mengenal dirinya selain dari : Uwais, si pemuda dari daerah Qaran.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Menyembunyikan kebaikan adalah tabiat yang bertentangan dengan tabiat manusia pada umumnya. Dengan menyembunyikan kebaikan, ketenaran dan sanjungan tidak akan ia dapatkan dari mulut manusia. Beda halnya jika ia menampakkannya.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Allah <em>ta’ala </em>berfirman tentang orang yang bershadaqah :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, <span style="text-decoration:underline;">maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu</span>. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”</em> [QS. Al-Baqarah : 271].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Ibnu Katsiir <em>rahimahullah </em>berkata :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وقوله: { وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُم } فيه دلالة على أن إسرار الصدقة أفضل من إظهارها؛ لأنه أبعد عن الرياء، إلا أن يترتب على الإظهار مصلحة راجحة، من اقتداء الناس به، فيكون أفضل من هذه الحيثية</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Dan firman-Nya : ‘<em>Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu</em>’; padanya terdapat dalil tentang menyembunyikan shadaqah lebih utama daripada menampakkannya, karena lebih jauh dari riyaa’. Kecuali jika menampakkannya menimbulkan maslahat yang lebih kuat, yaitu orang-orang dapat mencontoh perbuatan tersebut, maka ia lebih utama dengan pertimbangan ini” [<em>Tafsiir Ibni Katsiir</em>, 1/701].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Allah <em>ta’ala </em>memberikan balasan khusus bagi orang-orang yang bershadaqah secara sembunyi-sembunyi sebagaimana riwayat :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ بُنْدَارٌ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، قَالَ: حَدَّثَنِي خُبَيْبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: &#8221; سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ، الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ، فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyaar Bundaar, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Yahyaa, dari ‘Ubaidullah, ia berkata : Telah menceritakan kepadaku Khubaib bin ‘Abdirrahmaan, dari Hafsh bin ‘Aashim, dari Abu Hurairah, dari Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em>, beliau bersabda : <em>“Ada tujuh golongan yang kelak akan Allah naungi di bawah naungan-Nya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya : (1) imam yang ‘adil; (2) pemuda yang menyibukkan diri beribadah kepada Rabb-Nya; (3) laki-laki yang hatinya selalu terpaut dengan masjid; (4) dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah dimana mereka berkumpul ataupun berpisah semata-mata karena-Nya; (5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang kaya lagi cantik, lalu laki-laki itu menolak dan berkata : ‘sesungguhnya aku takut kepada Allah’; (6) laki-laki yang bershadaqah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya; dan (7) laki-laki yang ingat kepada Allah di saat sunyi hingga mengalir kedua air matanya</em>” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 660].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Abul-‘Abbaas Al-Qurthubiy <em>rahimahullah </em>berkata :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وقوله : (( ورجل تصدَّق بصدقة فأخفاها )) ؛ هذه صدقة التطوع في قول ابن عباس وأكثر العلماء . وهو حضٌّ على الإخلاص في الأعمال ، والتستر بها ، ويستوي في ذلك جميع أعمال البر التطوعية</span></div>
<div><span style="color:#008000;">“Dan sabda beliau <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>: ‘<em>Dan laki-laki yang bershadaqah dengan shadaqah yang ia sembunyikan</em>’; ini adalah shadaqah sunnah menurut pendapat Ibnu ‘Abbaas dan kebanyakan ulama. Ini adalah anjuran untuk ikhlash dalam beramal dan menyembunyikannya. Hal yang sama berlaku pada semua amal kebaikan yang bersifat sunnah[3]” [<em>Al-Mufhim</em>, 3/76].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Benar,&#8230;.. anjuran dan keutamaan bershadaqah secara sembunyi-sembunyi berlaku pula untuk amal-amal lain yang bersifat sunnah.</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيل بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ، عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ الْحَضْرَمِيِّ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: &#8221; الْجَاهِرُ بِالْقُرْآنِ كَالْجَاهِرِ بِالصَّدَقَةِ، وَالْمُسِرُّ بِالْقُرْآنِ كَالْمُسِرِّ بِالصَّدَقَةِ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin ‘Arafah : Telah menceritakan kepada kami Ismaa’iil bin ‘Ayyaasy, dari Bahiir bin Sa’d, dari Khaald bin Ma’daan, dari Katsiir bin Murrah Al-Hadlramiy, dari ‘Uqbah bin ‘Aamir, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda : “<em>Orang yang menjaharkan bacaan Al-Qur’an adalah seperti orang yang menjaharkan (menampakkan) shadaqah. Dan orang yang men-sirr-kan (melirihkan) bacaan Al-Qur’an adalah seperti orang yang men-sirr-kan (menyembunyikan) shadaqah</em>” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidziy no. 2919; sanadnya hasan, namun shahih dengan keseluruhan jalannya].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Tentang hadits ini At-Tirmidziy <em>rahimahullah </em>berkata :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وَمَعْنَى هَذَا الْحَدِيثِ أَنَّ الَّذِي يُسِرُّ بِقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ أَفْضَلُ مِنْ الَّذِي يَجْهَرُ بِقِرَاءَةِ الْقُرْآنِ لِأَنَّ صَدَقَةَ السِّرِّ أَفْضَلُ عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ صَدَقَةِ الْعَلَانِيَةِ وَإِنَّمَا مَعْنَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ لِكَيْ يَأْمَنَ الرَّجُلُ مِنْ الْعُجْبِ لِأَنَّ الَّذِي يُسِرُّ الْعَمَلَ لَا يُخَافُ عَلَيْهِ الْعُجْبُ مَا يُخَافُ عَلَيْهِ مِنْ عَلَانِيَتِهِ</span></div>
<div><span style="color:#008000;">“Makna hadits ini yaitu bahwa orang yang melirihkan bacaan Al-Qur’an lebih utama daripada orang yang men-<em>jahr</em>-kan bacaan Al-Qur’an, karena shadaqah secara sembunyi-sembunyi lebih utama daripada shadaqah secara terang-terangan menurut para ulama. Makna hadits ini menurut para ulama hanyalah supaya seseorang dapat aman dari sifat <em>‘ujub</em>, karena orang yang menyembunyikan amal tidak dikhawatirkan tertimpa <em>‘ujub</em> sebagaimana orang yang beramal secara terang-terangan” [<em>Sunan At-Tirmidziy</em>, 5/41].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Sekarang, mari kita telusuri beberapa riwayat perkataan dan perbuatan salaf tentang menyembunyikan amal ketaatan dan penjagaan mereka dari godaan riyaa’.</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">نا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، قَالَ: أنا شُعْبَةُ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ، عَنِ الزُّبَيْرِ، قَالَ: مَنِ اسْتَطَاعَ أَنْ تَكُونَ لَهُ عَمَلٌ خَبِيئَةٌ مِنْ عَمَلٍ صَالِحٍ فَلْيَفْعَلْ، نا مُسَدَّدٌ، قَالَ: نا يَحْيَى، عَنْ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ: ني قَيْسٌ، قَالَ: سَمِعْتُ الزُّبَيْرَ بْنَ الْعَوَّامِ، يَقُولُ مِثْلَهُ</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah mengkhabarkan kepada kami Muhammad bin Katsiir, ia berkata Telah memberitakan kepada kami Syu’bah, dari Ismaa’iil bin Abi Khaalid, dari Qais bin Abi Haazim, dari Az-Zubair (bin Al-‘Awwaam), ia berkata : “Barangsiapa di antara kalian yang mampu menyembunyikan amal shalihnya, hendaklah ia lakukan”.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah mengkhabarkan kepada kami Musaddad, ia berkata : Telah mengkhabarkan kepada kami Yahyaa, dari Ismaa’iil,ia berkata : Telah mengkhabarkan kepadaku Qais, ia berkata : Aku mendengar Az-Zubair bin Al-‘Awwaam berkata semisalnya [Diriwayatkan oleh Abu Daawud dalam <em>Az-Zuhd </em>no. 119-120; sanadnya shahih].[4]</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، قَالَ: &#8221; اكْتُمْ حَسَنَاتِك أَكْثَرَ مِمَّا تَكْتُمُ سَيِّئَاتِكَ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Uyainah, dari Abu Haazim, ia berkata : “Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu lebih banyak daripada engkau sembunyikan kejelekan-kejelekanmu” [Diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah 13/520 no. 36424; sanadnya shahih].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ، عَنْ مَعْقِلِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ الْجَزَرِيِّ، قَالَ: &#8221; كَانَتِ الْعُلَمَاءُ إِذَا الْتَقَوْا تَوَاصَوْا بِهَذِهِ الْكَلِمَاتِ، وَإِذَا غَابُوا كَتَبَ بِهَا بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ أَنَّهُ: مَنْ أَصْلَحَ سَرِيرَتَهُ أَصْلَحَ اللَّهُ عَلانِيَتَهُ، وَمَنْ أَصْلَحَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ كَفَاهُ اللَّهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّاسِ، وَمَنِ اهْتَمَّ بِأَمْرِ آخِرَتِهِ كَفَاهُ اللَّهُ أَمْرَ دُنْيَاهُ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahmaan bin Shaalih : Telah menceritakan kepada kami Al-Husain bin ‘Aliy Al-Ju’fiy, dari Ma’qil bin ‘Ubaidillah Al-Jazariy, ia berkata : “Para ulama dulu apabila bertemu saling menasihati dengan kalimat-kalimat ini, dan apabila mereka pergi/berpisah, sebagian dari mereka menuliskan kepada sebagian yang lain : ‘Barangsiapa yang memperbaiki hal-hal yang tersembunyi dari dirinya, niscaya Allah akan memperbaiki hal-hal yang hal-hal yang nampak dari dirinya. Barangsiapa yang memperbaiki urusan antara dirinya dengan Allah, niscaya akan Allah cukupkan urusan yang terjadi antara dirinya dengan manusia. Dan barangsiapa yang memperhatikan urusan akhiratnya, niscaya akan Allah cukupkan urusan dunianya” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dunyaa dalam <em>Al-Ikhlaash wan-Niyyah</em> no. 25; sanadnya hasan].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">أَخْبَرَنَا عَارِمُ بْنُ الْفَضْلِ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، قَالَ: قَالَ أَيُّوبُ: &#8221; لأَنْ يَسْتُرَ الرَّجُلُ زُهْدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يُظْهِرَهُ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah mengkhabarkan kepada kami ‘Aarim bin Al-Fadhl, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Hammaad bin Zaid, ia berkata : Telah berkata Ayyuub (As-Sukhtiyaaniy) : “Seandainya seseorang menyembunyikan/menutupi kezuhudannya, maka itu lebih baik baginya daripada menampakkannya” [Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d dalam <em>Ath-Thabaqaat</em>, 7/128; para perawinya <em>tsiqaat</em>].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْجُشَمِيُّ، حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ، عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ قَالَ: &#8221; إِنْ كَانَ الرَّجُلُ يَتَعَبَّدُ عِشْرِينَ سَنَةً وَمَا يَعْلَمُ بِهِ جَارُهُ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin ‘Umar Al-Jusyamiy : Telah menceritakan kepada kami Abut-Tayyaah, ia berkata : “Sesungguhnya dulu ada seorang laki-laki yang beribadah selama duapuluh tahun tanpa diketahui oleh tetangganya” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dun-yaa dalam <em>Al-Ikhlaash wan-Niyyah</em> no. 37; sanadnya hasan].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ، قَالَ: رَأَيْتُ أَبَا أُمَامَةَ &#8221; أَتَى عَلَى رَجُلٍ فِي الْمَسْجِدِ وَهُوَ سَاجِدٌ يَبْكِي فِي سُجُودِهِ، وَيَدْعُو رَبَّهُ، فَقَالَ أَبُو أُمَامَةَ: أَنْتَ، أَنْتَ، لَوْ كَانَ هَذَا فِي بَيْتِكَ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah mengkhabarkan kepada kami Ismaa’iil bin ‘Ayyaasy, ia berkata : Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Ziyaad, ia berkata : Aku pernah melihat Abu Umaamah mendatangi seorang laki-laki di masjid yang sedang menangis dalam sujudnya dan berdoa kepada Rabbnya. Maka Abu Umaamah berkata : “Engkau, engkau, seandainya perbuatanmu ini engkau lakukan di rumahmu” [Diriwayatkan oleh Ibnul-Mubaarak dalam <em>Az-Zuhd</em> no. 156; sanadnya hasan].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">أَخْبَرَنَا طَلْحَةُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ خَالِدِ بْنِ مُهَاجِرٍ، قَالَ: سَمِعْتُ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ، يَقُولُ: &#8221; إِنَّ الصَّلاةَ النَّافِلَةَ تَفْضُلُ فِي السِّرِّ عَلَى الْعَلانِيَةِ، كَفَضْلِ الْفَرِيضَةِ فِي الْجَمَاعَةِ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah mengkhabarkan kepada kami Thalhah bin Abi Sa’iid, dari Khaalid bin Muhaajir, ia berkata : Aku mendengar Al-Qaasim bin Muhammad berkata : “Sesungguhnya shalat sunnah secara tersembunyi lebih utama dibandingan secara terang-terangan, seperti keutamaan shalat wajib berjama’ah (dibandingkan sendirian)” [Diriwayatkan oleh Ibnul-Mubaarak dalam <em>Az-Zuhd </em>no. 151; sanadnya hasan].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حدثنا خالد بن خداش وعبيد الله بن عمر قالا : حدثنا حماد بن زيد، عن يونس، عن الحسن قال : إن كان رجل ليكون عنده الزور فيصلي الصلاة الطويلة أو الكثيرة من الليل ما يعلم بها زوره</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Khaalid bin Khidaasy dan ‘Ubaidullah bin ‘Umar, mereka berdua berkata : Telah menceritakan kepada kami Hammaad bin Zaid, dari Yuunus, dari Al-Hasan, ia berkata : “Sesungguhnya dulu ada seorang laki-laki didatangi tamu. Lalu laki-laki tersebut melakukan shalat yang panjang atau banyak pada waktu malam tanpa diketahui oleh tamunya itu” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dun-yaa dalam <em>Al-Ikhlaash wan-Niyyah</em> no. 45; dengan sanad shahih].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ، قَالَ: سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ بْنَ حَرْبٍ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ، قَالَ: كَانَ أَيُّوبُ فِي مَجْلِسٍ، فَجَاءَتْهُ عَبْرَةٌ، فَجَعَلَ يَمْتَخِطُ، فَيَقُولُ: &#8221; مَا أَشَدَّ الزُّكَامَ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Zaid bin Akhzam, ia berkata : Aku mendengar Sulaimaan bin Harb, dari Hammaad bin Zaid, ia berkata : Ayyuub pernah berada dalam satu majelis. Lalu ada sesuatu yang membuatnya menangis, kemudian ia membuang ingus dan berkata : “Sungguh berat pilek ini” [Diriwayatkan oleh Ibnu Ja’d dalam <em>Musnad</em>-nya no. 1246; sanadnya shahih].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حدثني أحمد بن إبراهيم، حدثني أبو محمد، يعني عبد الله بن عيسى قال : أخبرني أبي قال : كَانَ حَسَّانُ بْنُ أَبِي سِنَانٍ يَحْضُرُ مَسْجِدَ مَالِكِ بْنِ دِينَارٍ فَإِذَا تَكَلَّمَ مَالِكٌ بَكَى حَسَّانُ حَتَّى يَسِيلَ مَا بَيْنَ يَدَيْهِ لا يُسْمَعُ لَهُ صَوْتٌ</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepadaku Ahmad bin Ibraahiim : Telah menceritakan kepadaku Abu Muhammad ‘Abdullah bin ‘Iisaa, ia berkata : Telah mengkhabarkan kepadaku ayahku, ia berkata : “Hassaan bin Abi Sinaan biasa menghadiri masjid Maalik bin Diinaar. Apabila Maalik berbicara, Hassaan menangis hingga air matanya mengalir tanpa terdengar suara darinya” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dunyaa dalam <em>Al-Ikhlaash wan-Niyyah</em> no. 48; dengan sanad shahih].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ يَحْيَى، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، عَنْ مَعْمَرٍ، قَالَ: بَكَى رَجُلٌ إِلَى جَنْبِ الْحَسَنِ، فَقَالَ: &#8221; قَدْ كَانَ أَحَدُهُمْ يَبْكِي إِلَى جَنْبِ صَاحِبِهِ فَمَا يَعْلَمُ بِهِ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Yahyaa, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrazzaaq, dari Ma’mar, ia berkata : Ada seseorang yang menangis di sebelah Al-Hasan (Al-Bashriy), lalu Al-Hasan berkata : “Sungguh, salah seorang di antara mereka menangis di sebelah shahabatnya tanpa diketahui olehnya” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dun-yaa dalam <em>Al-Ikhlaash wan-Niyyah</em> no. 35; dengan sanad hasan].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وَقَالَ ابْنُ عَدِيٍّ: صَامَ دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ أَرْبَعِينَ سَنَةً لَا يَعْلَمُ بِهِ أَهْلُهُ، كَانَ خَرَّازًا يَحْمِلُ غَدَاهُ مِنْ عِنْدِهِمْ فَيَتَصَدَّقُ بِهِ فِي الطَّرِيقِ وَيَرْجِعُ عَشِيًّا فَيُفْطِرُ مَعَهُمْ.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah berkata Ibnu ‘Adiy : “Daawud bin Abi Hind berpuasa sunnah selama empatpuluh tahun tanpa diketahui oleh istrinya. Ia adalah seorang tukang kayu yang senantiasa membawa bekal untuk makan siang yang dibawakan oleh keluarganya. Bekal tersebut ia shadaqahkan di tengah jalan, dan ia kembali pulang pada sore harinya dan berbuka makan bersama mereka (keluarganya)” [Dibawakan oleh Ismaa’iil bin Muhammad Al-Ashbahaaniy dalam <em>Siyarus-Salafish-Shaalihiin</em>, 3/756].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">قال مغيرة: كان لشريح بيت يخلو فيه يوم الجمعة، لا يدري الناس ما يصنع فيه</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Al-Mughiirah berkata : “Dulu Syuraih mempunyai rumah yang ia pergunakan untuk menyendiri beribadah pada hari Jum’at. Orang-orang tidak mengetahui apa yang ia lakukan di dalamnya” [Dibawakan oleh Adz-Dzahabiy dalam <em>Siyaru A’laamin-Nubalaa’</em>, 4/105].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: &#8221; إِنْ كَانُوا لَيْكَرَهُونَ إِذَا اجْتَمَعُوا أَنْ يُخْرِجَ الرَّجُلُ أَحْسَنَ حَدِيثِهِ، أَوْ أَحْسَنَ مَا عِنْدَهُ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu ‘Aun, dari Ibraahiim (An-Nakha’iy), ia berkata : “Apabila berkumpul, mereka membenci jika ada seorang laki-laki mengeluarkan perkataan yang paling baik yang dimilikinya atau sesuatu yang paling baik yang dimilikinya” [Diriwayatkan oleh Ibnul-Mubaarak dalam <em>Az-Zuhd </em>hal. 81 no. 139; sanadnya shahih].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، قَالَ: قَالَ لِي خَالِدُ بْنُ نِزَارٍ، عَنْ سُفْيَانَ: &#8221; الشَّهْوَةُ الْخَفِيَّةُ، الَّذِي يُحِبُّ أَنْ يُحْمَدَ عَلَى الْبِرِّ &#8220;</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Yuunus bin ‘Abdil-A’laa, ia berkata : Telah berkata kepadaku Khaalid bin Nizaar, dari Sufyaan (bin ‘Uyainah), ia berkata : “Syahwat tersembunyi adalah orang yang senang dipuji atas kebaikan yang dilakukannya” [Diriwayatkan oleh Ath-Thabariy dalam <em>Tahdziibul-Aatsaar</em> no. 1143; sanadnya hasan].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Dan saya tutup artikel kecil ini dengan riwayat :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، حَدَّثَنَا رَجُلٌ فِي بَيْتِ أَبِي عُبَيْدَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو، يُحَدِّثُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: &#8221; مَنْ سَمَّعَ النَّاسَ بِعَمَلِهِ، سَمَّعَ اللَّهُ بِهِ سَامِعَ خَلْقِهِ، وَصَغَّرَهُ وَحَقَّرَهُ &#8220;، قَالَ: فَذَرَفَتْ عَيْنَا عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far : Telah menceritakan kepada kami Syu’bah, dari Amru bin Murrah : Telah menceritakan kepada kami seorang laki-laki di rumah Abu ‘Ubaidah, bahwasannya ia mendengar ‘Abdullah bin ‘Amru menceritakan hadits kepada Ibnu ‘Umar, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda : “<em>Barangsiapa yang memperdengarkan amalnya kepada manusia, niscaya Allah akan perdengarkan amal tersebut kepada makhluk-Nya yang dapat mendengar. Dan Allah pun akan merendahkan dan meremehkannya</em>”. Laki-laki itu berkata : “(Mendengar itu), menangislah mata ‘Abdullah (bin ‘Umar)” [Diriwayatkan oleh Ahmad 2/195; dinyatakan shahih oleh Ahmad Syaakir dan Al-Arna’uth].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Kita lebih layak untuk menangis dibandingkan Ibnu ‘Umar <em>radliyallaahu ‘anhuma&#8230;&#8230;</em></span></div>
<div><span style="color:#008000;">Semoga ada manfaatnya.</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>Wallaahu a’lam</em>.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">[abul-jauzaa’ – perum ciomas permai, ciapus, ciomas, bogor – 16610].</span></div>
<p>&nbsp;</p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<div>
<div><span style="color:#008000;">[1]      Dan juga sikap berbaktinya kepada ibunya.</span></div>
</div>
<div>
<div><span style="color:#008000;">[2]      Seperti <em>katebelece </em>yang akan diberikan ‘Umar bin Al-Khaththaab saat Uwais akan pergi ke Kuufah :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;"> ألا أكتب لك إلى عاملها</span></div>
<div><span style="color:#008000;">“Maukah aku tuliskan sesuatu untukmu kepada Gubernur di sana (agar ia memudahkan urusanmu) ?”.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Namun, Uwais menolak tawaran ini.</span></div>
</div>
<div>
<div><span style="color:#008000;">[3]      Adapun amalan-amalan yang bersifat wajib, maka lebih utama dilakukan secara terang-terangan.</span></div>
</div>
<p><span style="color:#008000;">[4]      Diriwayatkan juga secara <em>marfuu’</em>. Namun yang shahih adalah <em>mauquuf</em> sebagaimana dikatakan oleh Ad-Daaruquthniy dalam <em>Al-‘Ilal </em>no. 540.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1663/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1663&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/12/12/sunnah-nya-menyembunyikan-amalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Betapa Mulianya Orang yang Bekerja</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/09/05/betapa-mulianya-orang-yang-bekerja/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/09/05/betapa-mulianya-orang-yang-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 06:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[FIQIH ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[hadits tentang bekerja keutamaan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum bekerja dalam islam]]></category>
		<category><![CDATA[lebih baik bekerja daripada meminta - minta]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat bekerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1654</guid>
		<description><![CDATA[Syari’at Islam datang untuk membawa kemaslahatan. Termasuk kemaslahatan dalam Islam adalah perintah Allah ta’ala kepada manusia yang berkemampuan untuk bekerja, mencari karunia-Nya yang terhampar luas di permukaan bumi. هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ ذَلُولا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ “Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1654&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div id="attachment_1655" class="wp-caption alignleft" style="width: 157px"><a href="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/09/penilaian_kerja.gif"><img class="size-thumbnail wp-image-1655" title="bekerjalah" src="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/09/penilaian_kerja.gif?w=147&#038;h=150" alt="bekerjalah" width="147" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">bekerjalah</p></div>
<p><span style="color:#008000;">Syari’at Islam datang untuk membawa kemaslahatan. Termasuk kemaslahatan dalam Islam adalah perintah Allah <em>ta’ala </em>kepada manusia yang berkemampuan untuk bekerja, mencari karunia-Nya yang terhampar luas di permukaan bumi.</span></p>
</div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ ذَلُولا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan</em>” [QS. Al-Mulk : 15].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Ketika Allah mewajibkan shalat Jum’at kepada kaum muslimin, Allah menjelaskan kewajiban yang harus mereka tunaikan kepada Allah dan kewajiban yang harus mereka tunaikan untuk (kemaslahatan) diri mereka sendiri.</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ * فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung</em>” [QS. Al-Jum’ah : 9-10].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Ada saatnya beribadah, ada saatnya untuk bekerja. Keduanya akan membawa kemaslahatan jika dikerjakan sesuai yang diperintahkan. Allah <em>ta’ala </em>sama sekali tidak pernah memerintahkan manusia untuk menghabiskan waktunya beribadah kepada Allah <em>ta’ala</em>. Oleh karenanya, Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">إِنَّ لِرَبِّكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَلِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، وَلِأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا، فَأَعْطِ كُلَّ ذِي حَقٍّ حَقَّهُ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Sesungguhnya Rabbmu mempunyai hak atas dirimu. Jiwamu juga mempunyai hak atas dirimu, begitu juga keluargamu/istrimu juga mempunyai hak atas dirimu. Tunaikanlah pada setiap pemilik hak dari haknya itu</em>” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 1967, At-Tirmidziy no. 2413, Abu Ya’laa no. 898, Ibnu Khuzaimah no. 2144, Ibnu Hibbaan no. 320, dan yang lainnya].</span></div>
<div><span id="more-1654"></span></div>
<div><span style="color:#008000;">Nabi <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> berdoa kepada Allah<em> ta’ala </em>di permulaan siang :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Ya Allah, berikanlah barakah kepada umatku di waktu pagi harinya</em>” [Diriwayatkan oleh Abu Daawud no. 2606, At-Tirmidziy no. 1212, Ibnu Maajah no. 2236, Ad-Daarimi no. 2479, Ibnu Hibban no. 4754, dan yang lainnya; dishahihkan oleh Al-Albaaniy dalam <em>Shahih Sunan Abi Dawud</em> 2/124].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Barakah tidak akan didapatkan oleh orang yang malas. Karenanya, para ulama memakruhkan tidur di waktu itu.[1] Pagi adalah permulaan hari (siang), waktu dimana manusia diperintahkan bekerja. Allah <em>ta’ala </em>berfirman :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا * وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا * وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, dan Kami jadikan malam sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan”</em> [QS. An-Nabaa’ : 9-11].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Islam mengharamkan seseorang yang mampu bekerja meminta-minta mengharap belas kasihan orang. Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ حَتَّى يَأْتِيَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِي وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Seseorang yang senantiasa meminta-minta kepada manusia hingga ia datang pada hari kiamat kelak tanpa ada sekerat dagingpun di wajahnya</em>” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 1475, Muslim no. 1040, An-Nasaa’iy no. 2585, dan yang lainnya].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Janganlah pernah memandang rendah pekerjaan seseorang hanya karena pakaiannya yang lusuh dan hasil tak seberapa[2]. Ia lebih mulia daripada peminta-minta atau pengamen yang berkeliaran di bis kota. Ia pun jauh lebih mulia daripada para koruptor berdasi yang hidup bergelimang harta.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">لأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ أَحْبُلَهُ ثُمَّ يَأْتِيَ الْجَبَلَ فَيَأْتِيَ بِحُزْمَةٍ مِنْ حَطَبٍ عَلَى ظَهْرِهِ، فَيَبِيعَهَا، فَيَسْتَغْنِيَ بِثَمَنِهَا، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ، أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Seorang di antara kalian mengambil tali lalu pergi ke gunung dan datang dengan seikat kayu di punggungnya, lalu ia menjualnya sehingga hasil penjualannya itu dapat memenuhi kebutuhannya; lebih baginya daripada meminta-minta manusia, baik mereka memberinya atau menolaknya</em>” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy no. 2075, Ahmad 1/164 &amp; 167, Ibnu Maajah no. 1836, Abu Ya’laa no. 675, dan yang lainnya].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Setiap pekerjaan yang sesuai dengan syari’at Islam (halal), maka melakukannya termasuk ibadah, keluarnya dari rumah terhitung <em>fii sabiilillah</em>. Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">مَنْ سَعَى عَلَى وَالِدَيْهِ فَفِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَمَنْ سَعَى عَلَى عِيَالِهِ، فَفِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَمَنْ سَعَى عَلَى نَفْسِهِ لِيُعِفَّهَا فَفِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَمَنْ سَعَى عَلَى التَّكَاثُرِ، فَهُوَ فِي سَبِيلِ الشَّيْطَانِ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Barangsiapa yang berusaha/bekerja untuk menafkahi kedua orang tuanya, maka terhitung fii sabiilillah. Barangsiapa yang berusaha/bekerja untuk menafkahi keluarga yang menjadi tanggungannya, maka terhitung fii sabiilillah. Dan barangsiapa yang berusaha/bekerja untuk kehormatan dirinya sendirinya (agar tidak meminta-minta), maka terhitung fii sabiilillah. Akan tetapi siapa saja yang berusaha/bekerja untuk bermegah-megahan, maka terhitung fii sabiilisy-syaithaan (di jalan syaithan)</em>” [Diriwayatkan oleh Al-Baihaqiy dalam <em>Al-Kubraa </em>9/23 dan dalam <em>Syu’abul-iimaan </em>no. 3875, Al-Bazzaar dalam <em>Kasyful-Astaar</em> no. 1867, Ath-Thabaraaniy dalam <em>Al-Ausath </em>no. 4214, dan yang lainnya; dishahihkan Al-Albaaniy dalam <em>Ash-Shahiihah</em> no. 2232].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Tapi janganlah kita lupa, rizki itu datangnya dari Allah <em>ta’ala</em>, sebagaimana firman-Nya :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”</em> [QS. Al-Ankabuut : 60].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab”</em> [QS. Aali ‘Imraan : 37].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Konsekuensinya, ada sebagian yang diluaskan rizkinya, ada pula yang disempitkan rizkinya. Allah <em>ta’ala </em>berfirman :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">أَوَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>”Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rizki dan menyempitkannya bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya ? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman” </em>[QS. Az-Zumar : 52].</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ وَفَرِحُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلا مَتَاعٌ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit)”</em> [QS. Ar-Ra’d : 26].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Rizki bagaikan ajal, merupakan rahasia Allah <em>ta’ala</em>. Allah <em>ta’ala </em>memerintahkan kaum muslimin mencari rizki dengan bekerja, sedikit atau banyak, karena itu merupakan bagian dari <em>ikhtiyar</em> yang mesti dilakukan. Tidak dibenarkan bagi seorang muslim bermalas-malasan dengan alasan kalaulah rizki itu telah ditaqdirkan sampai kepadanya, maka sampailah ia. Tidak dibenarkan pula ia hidup dalam kemiskinan dan kefaqiran tanpa ada usaha kerja untuk melepaskan diri darinya, dengan dalih : rizki Allah belum datang juga. Bagaimana rizki akan ia peroleh sementara ia duduk bermalas-malasan di kursi rumahnya ?. Burung pun hanya akan kenyang jika ia keluar dari sarangnya, sebagaimana sabda Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ، لَرُزِقْتُمْ كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Seandainya kalian bertawakkal pada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, sungguh kalian akan diberikan rizki (oleh Allah) sebagaimana seekor burung diberikan rizki. Pagi hari burung itu pergi dalam keadaan lapar, dan ia pulang dalam keadaan kenyang”</em> [Diriwayatkan oleh At-Tirmidziy no. 2344, Ibnul-Mubaarak dalam <em>Az-Zuhd</em> no. 559, Ahmad 1/30 &amp; 52 dan dalam <em>Az-Zuhd </em>no. 96, ‘Abd bin Humaid no. 10, Ibnu Maajah no. 4164, Abu Ya’laa no. 247, Ibnu Hibbaan no. 730, dan yang lainnya; At-Tirmidziy berkata : “Hasan shahih”].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> senantiasa berdoa dalam akhir shalatnya (sebelum salam) agar terlepas dari kefaqiran[3] :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَعَذَابِ الْقَبْرِ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran, kefaqiran, dan adzab kubur</em>”.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Tidak boleh pula bagi seorang muslim yang disempitkan rizkinya, setelah ia berusaha,  mengambil cara-cara yang diharamkan, memakan harta manusia secara tidak hak. Allah <em>ta’ala </em>berfirman :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">وَلا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil”</em> [QS. Al-Baqarah : 188].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ، فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِيَ رِزْقَهَا، وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا، فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Wahai sekalian manusia, bertaqwalah kalian kepada Allah dan perbaikilah dalam mencari (rizki). Sesungguhnya seseorang tidaklah akan mati hingga selesai/habis rizkinya. Apabila ditangguhkan darinya, maka bertaqwalah kalian kepada Allah dan perbaikilah dalam mencari (rizki). Ambillah apa yang dihalalkan dan tinggalkanlah apa yang diharamkan</em>” [Diriwayatkan oleh Ibnu Maajah no. 2144, Al-Baihaqiy 5/264-265, Ibnu Hibbaan no. 3239, Al-Haakim 2/4, Abu Nu’aim dalam <em>Al-Hilyah </em>3/156-157; shahih].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Beliau <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam </em>telah mencontohkan kepada kita untuk berdoa di pagi hari setelah shalat Shubuh sebelum berangkat bekerja agar diberikan rizki yang baik oleh Allah <em>ta’ala</em> :</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik, dan amal yang diterima</em>” [Diriwayatkan oleh Ahmad 6/294 &amp; 305 &amp; 318 &amp; 322, Ibnu Maajah no. 925, ‘Abd bin Humaid no. 1535, dan yang lainnya; dishahihkan oleh Al-Albaaniy[4] dalam <em>Shahih Sunan Ibni Maajah</em> 1/277].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Ini saja yang dapat dituliskan, semoga ada manfaatnya.</span></div>
<div><span style="color:#008000;"><em>Wallaahu a’lam bish-shawwaab</em>.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">[abul-jauzaa’ – 1432 – sardonoharjo, ngaglik, sleman, Yogyakarta, Indonesia].</span></div>
<div><span style="color:#008000;">Baca juga : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/01/harta-dan-kekayaan-dalam-al-quran-al.html"><span style="color:#008000;">http://abul-jauzaa.blogspot.com/2010/01/harta-dan-kekayaan-dalam-al-quran-al.html</span></a></span></div>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<div>
<div><span style="color:#008000;">[1]      Ibnul-Qayyim <em>rahimahullah </em>telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata : “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang-orang shalih – adalah tidur antara waktu shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa” [<em>Madaarijus-Saalikiin</em> 1/459 - dikutip melalui perantaraan kitab : <em>At-Tabarruk, Anwa’uhu wa Ahkaamuhu</em> karya Dr. Naashir bin ’Abdirahman bin Muhammad Al-Juda’i, hal. 309-310].</span></div>
</div>
<div>
<div><span style="color:#008000;">[2]      Seperti pemulung, kuli bangunan, dan yang semisal.</span></div>
</div>
<div>
<div><span style="color:#008000;">[3]      Ada faedah bagus dari Ibnu Qudaamah <em>rahimahullaahu ta’ala </em>:</span></div>
<div align="right"><span style="color:#008000;">والدنيا ليست محذورة لعينها، بل لكونها عائقة عن الوصول إلى الله تعالى، والفقر ليس مطلوبا لعينه لكن لأنه فيه العائق عن الله تعالى، وكم من غني لا يشغله الغنى عن الله تعالى كعثمان بن عفان وعبد الرحمن بن عوف رضي الله عنهما. وكم من فقير شغله فقره عن المقصود، وصرفه عن حب الله تعالى والأنس به.</span></div>
<div><span style="color:#008000;">“Dunia itu tidaklah diwaspadai karena dzatnya, akan tetapi karena keberadaannya yang menjadi penghalang tercapainya kedekatan/ketaatan kepada Allah <em>ta’ala</em>. Kefaqiran juga tidaklah dicari karena dzatnya, karena padanya terdapat penghalang tercapainya kedekatan/ketaatan kepada Allah <em>ta’ala</em>. Betapa banyak orang yang kaya yang tidak disibukkan dengan kekayaannya dari beribadah kepada Allah <em>ta’ala</em>, seperti ‘Utsmaan bin ‘Affaan dan ‘Abdurrahmaan bin ‘Auf <em>radliyallaahu ‘anhumaa</em>. Dan betapa banyak orang yang faqir disibukkan oleh kefaqirannya dari ibadah, memalingkannya dari kecintaan kepada Allah ta’ala, dan lupa dengan-Nya” [<em>Minhajul-Qaashidiin</em>, hal. 408 – lihat : <a href="http://www.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&amp;bk_no=43&amp;ID=606"><span style="color:#008000;">http://www.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&amp;bk_no=43&amp;ID=606</span></a>].</span></div>
</div>
<p><span style="color:#008000;">[4]      Dengan membandingkan artikel : <a href="http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=244324"><span style="color:#008000;">http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=244324</span></a> ; hadits ini sangat menarik untuk dibahas lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dicopy dari : <a href="http://abul-jauzaa.blogspot.com/2011/04/bekerja.html" target="_blank">Abul Jauza&#8217;</a></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1654/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1654&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/09/05/betapa-mulianya-orang-yang-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/09/penilaian_kerja.gif?w=147" medium="image">
			<media:title type="html">bekerjalah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Syair Yang Sarat Akan Nasehat&#8230;</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/08/19/sebuah-syair-yang-sarat-akan-nasehat/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/08/19/sebuah-syair-yang-sarat-akan-nasehat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 04:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[PUISI PENYEJUK HATI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1647</guid>
		<description><![CDATA[Seorang penyair berkata : تَزَوَّدْ مِنَ التَّقْوَى فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِي*** إِذَا جَنَّ لَيْلٌ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ Berbekallah ketakwaan karena sesungguhnya engkau tidak tahu… Jika malam telah tiba apakah engkau masih bisa hidup hingga pagi hari وَكَمْ مِنْ صَحِيْحٍ مَاتَ مِنْ غَيْرِ عِلَّةٍ *** وَكَمْ مِنْ عَلِيْلٍ عَاشَ حِيْناً مِنَ الدَّهْرِ Betapa banyak orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1647&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;">Seorang penyair berkata :</span></p>
<p><span style="color:#008000;">تَزَوَّدْ مِنَ التَّقْوَى فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِي*** إِذَا جَنَّ لَيْلٌ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Berbekallah ketakwaan karena sesungguhnya engkau tidak tahu…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Jika malam telah tiba apakah engkau masih bisa hidup hingga pagi hari</span></p>
<p><span style="color:#008000;">وَكَمْ مِنْ صَحِيْحٍ مَاتَ مِنْ غَيْرِ عِلَّةٍ *** وَكَمْ مِنْ عَلِيْلٍ عَاشَ حِيْناً مِنَ الدَّهْرِ</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Betapa banyak orang yang sehat kemudian meninggal tanpa didahului sakit…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dan betapa banyak orang yang sakit yang masih bisa hidup beberapa lama</span></p>
<p><span style="color:#008000;">فَكَمْ مِنْ فَتًى أَمْسَى وَأَصْبَحَ ضَاحِكًا *** وَقَدْ نُسِجَتْ أَكْفَانُهُ وَهُوَ لاَ يَدْرِِي</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Betapa banyak pemuda yang tertawa di pagi dan petang hari</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Padahal kafan mereka sedang ditenun dalam keadaan mereka tidak sadar</span></p>
<p><span style="color:#008000;">وَكَمْ مِنْ صِغَارٍ يُرْتَجَى طُوْلُ عُمْرِهِمْ *** وَقَدْ أُدْخِلَتْ أَجْسَامُهُمْ ظُلْمَةَ الْقَبْرِ</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Betapa banyak anak-anak yang diharapkan panjang umur…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Padahal tubuh mereka telah dimasukkan dalam kegelapan kuburan</span></p>
<p><span style="color:#008000;">وَكَمْ مِنْ عَرُوْسٍ زَيَّنُوْهَا لِزَوْجِهَا *** وَقَدْ قُبِضَتْ أَرْوَاحُهُمْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Betapa banyak mempelai wanita yang dirias untuk dipersembahkan kepada mempelai lelaki…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Padahal ruh mereka telah dicabut tatkala di malam lailatul qodar&#8230;</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1647/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1647&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/08/19/sebuah-syair-yang-sarat-akan-nasehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengumbar Kemesraan di Facebook &amp; Blog (Website)</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/07/26/mengumbar-kemesraan-di-facebook/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/07/26/mengumbar-kemesraan-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 04:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[FIQIH ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hukum bermesraan di facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hukum facebook]]></category>
		<category><![CDATA[hukum mengumbar kemesraan di facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1633</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah diskusi kami perihal &#8220;MENGUMBAR KEMESRAAN DI FACEBOOK&#8230;&#8221; Bukanlah yang kami bahas di sini kemesraan anak &#8211; anak muda yang berpacaran, karena tentu jelas bagi mereka keharamannya. Akan tetapi yang di sini sedang kami bahas adalah kemesraan suami &#8211; istri yang sengaja mereka ekspos di Facebook. &#8230;&#8230;&#8230;. Akhi Teguh Prihattanto memberikan statement-nya setelah ditanyakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1633&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1634" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><span style="color:#008000;"><a href="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/07/facebook_icon.png"><span style="color:#008000;"><img class="size-thumbnail wp-image-1634" title="facebook_icon" src="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/07/facebook_icon.png?w=150&#038;h=150" alt="facebook_icon" width="150" height="150" /></span></a></span><p class="wp-caption-text">facebook_icon</p></div>
<p><span style="color:#008000;">Berikut adalah diskusi kami perihal &#8220;MENGUMBAR KEMESRAAN DI FACEBOOK&#8230;&#8221; Bukanlah yang kami bahas di sini kemesraan anak &#8211; anak muda yang berpacaran, karena tentu jelas bagi mereka keharamannya. Akan tetapi yang di sini sedang kami bahas adalah kemesraan suami &#8211; istri yang sengaja mereka ekspos di Facebook.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Akhi <a href="http://www.facebook.com/teguhprihattanto#!/teguhprihattanto" target="_blank"><span style="color:#008000;">Teguh Prihattanto</span></a> memberikan statement-nya setelah ditanyakan kepada al ustadz Fuad Hamzah Baraba&#8217;, dosen STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Bismillah &#8230; Afwan agak mengungkit lagi &#8230; </span><br />
<span style="color:#008000;">Walhamdulillah tadi subuh sudah ana tanyakan kepada salah ustadz pengajar STAI ALi bin Abu THalib Surabaya, dengan Ustadz Fu&#8217;ad Hamzah Baraba&#8217;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Penjelasan beliau ana rangkum dan ana sampaikan dengan bahasa ana, dan sedikit tambahan untuk penjelasan dari ana pribadi &#8230;</span><span id="more-1633"></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ana tanyakan kepada beliau masalah suami istri yang sama² punya akun fb dan saling menulis sesuatu sepertii &#8220;Sayang sudah makan ..?? &#8220;Sayang anak² sudah bangun &#8230;??&#8221; .. atau &#8220;Sayang aku merindukanmu&#8221; (bagi yang terpisah jarak yang agak jauh dan ini tambahan dari ana)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Beliau menyampaikan, pada dasarnya apa yang dimaksud bermesraan disini ..?? Harus diberikan batasannya, apakah sampai dengan batas yang dilarang hingga seperti menceritakan hubungan suami istri atau menceritakan ciuman dll ..?? atau sekedar sewajarnya seperti saling menyapa dll &#8230;?? Bisa jadi orang lain menganggap biasa bisa jadi menganggap mesra &#8230; maka perlu diperinci perbuatan yang dimaksud bermesraan disini, bagi orang fasiq berciuman di tempat umum bagi mereka biasa dan mungkin kemesraan bagi yang biasa melakukannya, bagi kita mungkin sesuatu hal yang tidak etis dan menganggap tidak punya rasa malu.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kemudian beliau juga menganjurkan jika suami istri sebaiknya tidak menulis hal² yang dirasa pribadi yang bisa dibaca oleh semua orang atau kalangan, skrg kan sudah ada sms &#8230; atau inbox &#8230; dan hendaknya lebih baik seperti itu . (untuk poin ini pendapat dek didit memang benar)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Apakah hal tersebut diatas termasuk dalam bermesraan di tempat umum ? beliau kembali kepada bermesraan yang bagaimana yang dimaksud ..?? jika hanya berpegangan tangan , atau canda suami istri yang wajar maka Insya ALLOH tidak mengapa. Selama tidak berlebihan seperti Suami istri berciuman di tempat umum, atau jika kasus di FB mungkin seperti chatting yang berbau mengarah kepada porno atau sejenisnya, atau saling menyapa dengan menceritakan aurat istri atau suaminya seperti &#8220;Sayang baumu tadi pagi harum sekali &#8230; jadi pengen cepat pulang &#8230; &#8221; :D dan sejenisnya &#8230; adapun seperti hal ini beliau menganjurkan seperti poin diatas tadi .. lebih baik diketahui suami istri.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kemudian, jika ada yang melihat kata² mesra antar suami istri di FB kemudian membuat iri bagi yang belum menikah apakah termasuk dzhalim ? Belia menyampaikan sesungguhnya kemungkinan yang iri adalah orang yang belum mampu menikah atau belum bisa menikah, tetapi mungkin hal tersebut bisa juga menjadikan orang lain untuk segera menikah demi menjaga diri dan kemaluannya.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Apakah orang yang menulis di FB yang dimaksud tadi ( dianggap bermesraan antar wall suami istri) dianggap seperti syaitahn laki² dan perempuan yang berhubungan di jalan dan dilihat orang lain seperti yang disabdakan Rasulullah ..?? Beliau menjelaskan, jika tidak sampai menceritakan hubungan suami istri yang detail seperti bagaimana mereka berciuman, jima&#8217; dll Insya ALLOH tidak sampai dihukumi seperti itu, karena yang dimaksud dalam hadits itu adalah menceritakan hubungan jima&#8217; suami atau istri setelah mereka berhubungan kepada orang lain, dan disisi lain Imam An Nawai dan Imam Asy Syaukani juga menjelaskan tentang hal itu &#8230; (lihat link yang ana berikan)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kemudian apakah bermesraan yang dimaksud jika seperti Rasulullah memuliakan istri² beliau seperti hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik (amula beliau) tentang Rasulullah berjalan menuntun Shofiyyah dan memakaikan Mantel kulit serta menaikkan Shofiyyah ke unta dengan berdiri di paha Rasulullah .. maka hal ini adalah termasuk memuliakan istri &#8230; :) dan dianjurkan Insya ALLOH &#8230; (dan lihatlah hal ini dilakukan di tempat umum) &#8230; :)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kesimpulannya :</span><br />
<span style="color:#008000;">1. Bagi suami istri hendaknya saling menjaga hubungan mereka dengan sewajarnya di tempat umum, dan jika ada keperluan yang bersifat pribadi hendaknya tidak terbuka dan dibaca oleh orang lain, bisa lewat sms atau inbox. </span><br />
<span style="color:#008000;"> 2. Adapun masalah jika ada yang iri melihat yang seperti itu, hendaknya beristighfar kepada ALLOH dan mohon diberikan jalan dan kemudahan untuk segera menikah bagi yang belum menikah, karena iri hanya diperkenankan berkisar pada 2 hal , pada orang yang berilmu yang digunakan ilmunya untuk diajarkan kepada orang lain di jalan ALLOH, serta pada orang yang mempunyai harta yang digunakan di jalan ALLOH. Dan hendaknya lebih bersemangat untuk menjaga diri dan ikhtiar untuk segera menikah dengan niat menjaga diri dan kemaluan karena ALLOH jika melihat hal seperti itu.</span><br />
<span style="color:#008000;"> 3. Bab bermesraan di tempat umum , dan termasuk menulis wall dengan kata² mesra antar suami istri, perlu ada perincian apakah termasuk seperti perbuatan syaithan² laki² dan perempuan yang disabdakan Rasulullah atau bukan. Tidak langsung menghukumi sama.</span><br />
<span style="color:#008000;"> 4. Hendaknya tidak bermudah²an berfatwa sesuatu hukum sebelum diperinci terlebih dahulu sehingga terjebak dalam menghukumi sesuatu yang sama yang pada hakekatnya belum tentu sama ..</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dan semoga tulisan ini bermanfa&#8217;at dan jika ada kata² ana yang salah ana mohon maaf jika merupakan kebenaran maka kebenaran itu datangnya dari ALLOH, jika ada kesalahan ana minta ma&#8217;af dan kesalahan itu datangnya dari ana dan syaithon &#8230;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Allohu&#8217;alam bi showab.</span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">akan tetapi ada asatidz yang lain yang <strong>berbeda pendapat</strong> dengan al ustadz Fuad Baraba&#8217;.</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;">Beliau adalah al ustadz M. Noor Yasin. Beliau menjelaskan bahwa bermesraan di depan umum bisa <em>Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam sifat-i seperti syaithan wanita dan syaithan laki2 yang sdg berhubungan di pinggir jalan dan dilihat orang2. </em>(HR. Ahmad, VI/456-457)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Berikut adalah arsip diskusi kami. Klik <a href="http://www.facebook.com/didit.fitriawan/posts/1832640456555" target="_blank"><span style="color:#008000;">DI SINI.</span></a></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Silahkan bagi antum yang memiliki ilmu terhadap masalah ini, bisa di shar</strong><strong>ing untuk berdiskusi di sini&#8230; Semoga bermanfaat.</strong></span></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1633/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1633/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1633&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/07/26/mengumbar-kemesraan-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/07/facebook_icon.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">facebook_icon</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Undangan Pernikahan Kami</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/22/undangan-pernikahan-kami/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/22/undangan-pernikahan-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 02:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[AGENDA ACARA]]></category>
		<category><![CDATA[desain undangan]]></category>
		<category><![CDATA[undangan pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[undangan unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1619</guid>
		<description><![CDATA[“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” [QS. Ar Ruum: 21] Bismillah… Saat Allah ‘azza wa jalla telah menetapkan pasangan hidup bagi anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1619&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1620" class="wp-caption aligncenter" style="width: 520px"><a href="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/undangan.jpg"><img class="size-full wp-image-1620" title="Undangan" src="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/undangan.jpg?w=510&#038;h=784" alt="Undangan" width="510" height="784" /></a><p class="wp-caption-text">Undangan</p></div>
<p><span id="more-1619"></span></p>
<div id="attachment_1621" class="wp-caption aligncenter" style="width: 520px"><a href="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/undangan_2.jpg"><img class="size-full wp-image-1621" title="Undangan_2" src="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/undangan_2.jpg?w=510&#038;h=786" alt="Undangan_2" width="510" height="786" /></a><p class="wp-caption-text">Undangan_2</p></div>
<p><span style="color:#008000;"><em>“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” </em>[QS. Ar Ruum: 21]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Bismillah…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Saat Allah ‘azza wa jalla telah menetapkan pasangan hidup bagi anak Adam yang kelak akan mendampingi dan menyertai hidupnya dalam suka maupun duka, maka dia-pun harus melewati sebuah pintu gerbang agung yang memisahkan dirinya dari kehidupan lajang, menjadi insan yang telah menyempurnakan separuh agamanya seperti yang Nabi katakan:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">“ <em>Barangsiapa yang menikah, maka <strong>ia telah melengkapkan separuh agamanya</strong></em>…” [HR. Ath Thabrani, dlm kitab Silsilah Ahadits Ash Shahihah, no. 625]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Pintu itu adalah akad nikah, sebuah perjanjian agung nan berat sebagaimana Allah ta’ala firmankan dalam QS. An Nisa’: 21</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dan pintu gerbang itu, insya Allah akan dilalui oleh hamba – hambaNya…</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:left;"><a title="Blog Diana Fitriah" href="http://alhumairoh.wordpress.com/2011/06/22/undangan-pernikahan-kami/" target="_blank"><span style="color:#008000;"><strong>Diana Fitriah, ST.</strong></span></a></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">( Putri Ke-3 Bpk. Drs. H. Abdullah Bayagub)</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;"><strong> </strong>dengan</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;"><strong>Didit Fitriawan, ST.</strong></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">( Putra Ke-2 Bpk. Gatot Ibnu W., SE. )</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">Dan akan dilaksanakan pada…</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">Hari            :  Ahad, 10 Juli 2011</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">Pukul          :  10.30 – 13.00 WIB</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">Tempat       :  Gedung Serba Guna Univ. Pembangunan Nasional (UPN)</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">Jl. Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Kec. Rungkut, Surabaya</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#008000;">(Akad Nikah pkl. 09.30 – 10.30 WIB)</span></p>
</blockquote>
<p><span style="color:#008000;">Akan terasa lengkaplah kebahagiaan kami, apabila Bapak / Ibu / Saudara-i berkenan untuk hadir menyaksikan dan memberikan doa sebagaimana doa yang Nabi -‘alaihish shalatu was salam- ajarkan…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">“ <em>Barakallahu laaka, wa baraka ‘alayka, wa jama’a baynakuma fiy khairiin</em>…” [HR. Ahmad, II/381]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Semoga Allah memberikan berkah padamu dan memberkahi pernikahanmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan…</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dan tak lupa, kami haturkan terima kasih <em>Jazaakumullahu khairan katsir.</em></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;">Kelurga:</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>Bpk. Drs. H. Abdullah Bayagub</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>Ibu Hj. Tsurayyah Mahrus</strong></span></p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8211;+++++&#8212;&#8211;</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;">Keluarga:</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>Bpk. Gatot Ibnu W., SE.</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#008000;"><strong>Ibu Sri Nuryani, SPd.</strong></span></p>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1619/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1619&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/22/undangan-pernikahan-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/undangan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Undangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/undangan_2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Undangan_2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedikit Tentang Nusyrah</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/21/sedikit-tentang-nusyrah/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/21/sedikit-tentang-nusyrah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jun 2011 15:45:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[AQIDAH UNTUK KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apa guna nusyrah]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu nusyrah]]></category>
		<category><![CDATA[menyembuhkan guna - guna]]></category>
		<category><![CDATA[menyembuhkan sihir]]></category>
		<category><![CDATA[nusyrah]]></category>
		<category><![CDATA[wirid menyembuhkan guna - guna dan sihir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1623</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tahukah anda apa itu nusyrah&#8230;? Jika belum, silahkan dibaca kutipan kami berikut ini&#8230; Jabir Radhiyallahu &#8216;anhu menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang nusyrah, beliau menjawab: &#8220;Hal itu termasuk perbuatan syaitan.&#8221; (HR Imam Ahmad dengan sanad jayyid dan riwayat Abu Dawud) Imam Ahmad ketika ditanya tentang nusyrah, menjawab: &#8220;Ibnu Mas&#8217;ud membenci [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1623&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;">Sudah tahukah anda apa itu nusyrah&#8230;? Jika belum, silahkan dibaca kutipan kami berikut ini&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Jabir <em>Radhiyallahu &#8216;anhu</em> menuturkan bahwa Rasulullah <em>Shallallahu &#8216;alaihi wa Sallam</em> ketika ditanya tentang <em>nusyrah</em>, beliau menjawab:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">&#8220;Hal itu termasuk perbuatan syaitan.&#8221; (HR Imam Ahmad dengan sanad <em>jayyid</em> dan riwayat Abu Dawud)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Imam Ahmad ketika ditanya tentang <em>nusyrah</em>, menjawab: &#8220;Ibnu Mas&#8217;ud membenci itu semuanya.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Diriwayatkan dalam <em>Shahih</em> Al-Bukhari bahwa Qatadah menuturkan: &#8220;Aku bertanya kepada Ibn Al-Musayyab: &#8220;Seseorang yang terkena sihir atau diguna-gunai tidak dapat menggauli istrinya, apakah boleh disembuhkan dengan <em>nusyrah</em> atau dengan cara lain? Ia menjawab:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">&#8220;Tidak apa-apa hukumnya, karena yang mereka inginkan kebaikan untuk menolak madharat. Sedangkan sesuatu yang bermanfaat itu tidaklah dilarang.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dan diriwayatkan dari Al-Hasan bahwa ia berkata: &#8220;Tidak ada yang dapat melepaskan pengaruh sihir kecuali seorang tukang sihir.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ibnu Qayyim menjelaskan:</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>&#8220;<em>Nusyrah</em> ialah penyembuhan terhadap seseorang yang terkena sihir</strong>. Caranya ada dua macam:</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Pertama:</strong> dengan menggunakan sihir pula, dan inilah yang termasuk perbuatan syaitan. Dan pendapat Al-Hasan tersebut dapat dimasukkan ke dalam jenis ini, karena orang yang menyembuhkan dan orang yang disembuhkan mengadakan pendekatan kepada syaitan dengan apa yang diinginkannya, sehingga dengan demikian perbuatan syaitan itu gagal memberi pengaruh terhadap orang yang terkena sihir itu.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Kedua:</strong> Penyembuhan dengan menggunakan <em>ruqyah</em>, ayat-ayat <em>ta&#8217;awwudz</em>, obat-obatan dan doa-doa yang diperkenankan.</span><br />
<span style="color:#008000;">Cara ini hukumnya <em>ja&#8217;iz</em> (boleh).&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Kandungan tulisan ini:</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="color:#008000;">Larangan terhadap <em>nusyrah</em>.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Perbedaan antara macam <em>nusyrah</em> yang dilarang dan yang diperbolehkan, dengan demikian menjadi jelas masalahnya.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#008000;">Dikutip dari buku: &#8220;<strong>Kitab Tauhid</strong>&#8221; karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Penerbit: Kantor Kerjasama Da&#8217;wah dan Bimbingan Islam, Riyadh 1418 H. </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1623/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1623/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1623&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/21/sedikit-tentang-nusyrah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikah Bersyarat Tak Boleh Poligami</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/06/menikah-bersyarat-tak-boleh-poligami/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/06/menikah-bersyarat-tak-boleh-poligami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 04:22:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[AHKAM AL ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[bolehkah menikah dengan syarat]]></category>
		<category><![CDATA[menikah dengan syarat tidak berpoligami]]></category>
		<category><![CDATA[syarat dalam menikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1614</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum Ustadz, mohon nasihatnya. Bolehkah saya bertanya kepada calon suami tentang keinginannya menikah lagi? Karena sebagai seorang wanita, saya belum siap… [X,Jakarta, 0897xxxxxxx]  Jawaban: Wa’alaikumussalaam warahmatullah wabarakatuhu. Ukhti, jika calon suami termasuk orang yang paham agama dan amalnya shalih, jujur dan amanah lagi kaya, insya Allah jika dia menikah lagi maka tidak akan merugikan istri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1614&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1615" class="wp-caption alignright" style="width: 158px"><a href="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/gelas-cantik.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1615" title="no poligami?" src="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/gelas-cantik.jpg?w=148&#038;h=150" alt="no poligami?" width="148" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">no poligami?</p></div>
<p><span style="color:#008000;">Assalamu’alaikum</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ustadz, mohon nasihatnya. Bolehkah saya bertanya kepada calon suami tentang keinginannya menikah lagi? Karena sebagai seorang wanita, saya belum siap… [X,Jakarta, 0897xxxxxxx]</span></p>
<p><span style="color:#008000;"> Jawaban:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Wa’alaikumussalaam warahmatullah wabarakatuhu.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ukhti, jika calon suami termasuk orang yang paham agama dan amalnya shalih, jujur dan amanah lagi kaya, insya Allah jika dia menikah lagi maka tidak akan merugikan istri yang pertama. Karena islam tidaklah mensyariatkan laki – laki berpoligami melainkan pasti ada sisi baiknya buat pasangan suami istri. Sebab menurut fitrah dan fakta, istri tidak sanggup untuk memenuhi keubtuhan suami setiap saat, karena istri butuh istirahat saat hamil muda atau hamil tua. Begitu juga saat bersalin, nifas, haid dan sakit. Padahal laki – laki punya keinginan yang besar terhadap wanita, sementara ia dilarang melampiaskan syahwatnya terhadap yang selain istri dan budaknya…<span id="more-1614"></span></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Allahu ta’ala berfirman:</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><em>“Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki[1512], Maka Sesungguhnya mereka dalam hal Ini tiada tercela.” </em>[QS. Al Ma’arij: 30]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Jika istri tidak mampu melayani suami, sedangkan dalam islam onani itu diharamkan, dan budak-pun tidak ada di negeri ini, apakah istri tidak kasihan dengan suaminya…? Ataukah istri senang saat suami berbuat mesum? Apakah hal itu malah tidak meretakkan hubungan suami istri…? Jika istri menolak bersetubuh dengan suami dalam satu malam saja, maka malaikat akan marah kepada istri sampai pagi, maka bagaimana jika istri menolak poligami yang mana itu sebagai hak suami…? Maka akan banyak problem saat suami dilarang berpoligami, dan insya Allah dalam berpoligami, wanita akan saling menjaga dirinya.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Akan tetapi, jika suami adalah seorang yang tidak kaya, atau ekonominya pas – pasan, maka hendaknya istri menasehati suaminya, atau membuat persyaratan sebagaimana yang ukhti sebutkan tadi. Karena Nabi shallallahu ‘alaiih wa sallam bersabda:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">“Orang islam itu tergantung dari persyaratannya…” [HR. Al Bukhari]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Majalah Al Mawaddah, Vol. 38 Februari 2011</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1614/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1614&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/06/06/menikah-bersyarat-tak-boleh-poligami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fitrahfitri.files.wordpress.com/2011/06/gelas-cantik.jpg?w=148" medium="image">
			<media:title type="html">no poligami?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Beraksi, Calon Pengusaha Muslim Masuk Sini&#8230;!</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/31/indonesia-beraksi-calon-pengusaha-muslim-masuk-sini/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/31/indonesia-beraksi-calon-pengusaha-muslim-masuk-sini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 08:12:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFO KAMPUS]]></category>
		<category><![CDATA[INFO LINGKUNGAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1611</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia Produktif bukan lagi sekedar slogan. Dengan Keyakinan keras dan kerja cerdas, pasti kita dapat mewujudkan Indonesia Produktif. Untuk itu diperlukan kegiatan/gerakan/kampanye meningkatkan semangat produktivitas masyarakat Indonesia. Sebuah gerakan rintisan bersama yang : Memotivasi masyarakat Indonesia untuk memiliki semangat bekerja dan berusaha melakukan yang terbaik dalam setiap aktivitas Mengajak masyarakat dalam aksi nyata yang sarat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1611&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;"><img src="http://www.aksisemangat.com/Portals/0/logo-AKSI.png" alt="" width="353" height="274" /> </span></p>
<p><span style="color:#008000;">Indonesia Produktif bukan lagi sekedar slogan. Dengan Keyakinan keras dan kerja cerdas, pasti kita dapat mewujudkan Indonesia Produktif. </span></p>
<p><span style="color:#008000;"> Untuk itu diperlukan kegiatan/gerakan/kampanye meningkatkan semangat produktivitas masyarakat Indonesia. </span><br />
<span style="color:#008000;"> Sebuah gerakan rintisan bersama yang :</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#008000;">Memotivasi masyarakat Indonesia untuk memiliki semangat bekerja dan berusaha melakukan yang terbaik dalam setiap aktivitas</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Mengajak masyarakat dalam aksi nyata yang sarat inspirasi, edukasi “Menuju Masyarakat Indonesia yang Produktif”</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Melakukan campaign yang terintegrasi antara online dan offline, dengan men-deliver konsep produktivitas.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#008000;">Jadi, kami mengajak anda atau tim untuk menerima tantangan menciptakan suatu kampanye Semangat Indonesia Produktif.</span><br />
<span style="color:#008000;"> Dengan trik/kreativitas komunikasi multi arah, yang mampu menggerakkan warga kota atau komunitas untuk ikut bergabung di dalamnya. Kampanye dinyatakan berhasil jika tercipta engagement. Dan engagement yang paling nyata adalah jika kita bisa menggerakkan mereka. </span><br />
<span id="more-1611"></span></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;-+++++&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="color:#008000;">Persyaratan dan Ketentuan Kompetisi </span></strong></p>
<ol>
<li><span style="color:#008000;">Target Audience: Usia Produktif ( 20 s/d 45 thn)</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Ide gerakan/kampanye bisa diajukan oleh individu atau komunitas</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Peserta diperbolehkan bekerja sama dengan seseorang atau komunitas yang aktivitasnya dapat dikategorikan menginspirasi orang lain untuk produktif atau menginspirasi people movement untuk produktif</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Tema kompetisi adalah produktivitas dari segala bidang</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Memiliki akun social media twitter dan facebook, atau salah satunya<em></em></span></li>
<li><span style="color:#008000;">Proposal gerakan/kampanye diupload ke website</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Proposal dapat berbentuk ide yang baru (yang belum direalisasikan) ataupun yang sudah berjalan</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Setiap partisipan dapat mengirimkan lebih dari 1 ide</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Kompetisi ini tidak dipungut biaya apapun</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Proposal dalam bentuk Power Point paling banyak 10 slides yang berisi:</span><br />
<span style="color:#008000;">a. latar belakang</span></p>
<p><span style="color:#008000;">b. obyektif</span></p>
<p><span style="color:#008000;">c. waktu penyelenggaraan</span></p>
<p><span style="color:#008000;">d. biaya</span></p>
<p><span style="color:#008000;">e. sistem penyelenggaraan</span></p>
<p><span style="color:#008000;">f. program dan rencana untuk memperoleh dukungan dari masyarakat secara online dan offline campaign</span></p>
<p><span style="color:#008000;">g. dan lain-lain hal yang memberi gambaran jelas mengenai ide yang diajukan</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Semua karya/proposal bisa di-vote di website, dan ajaklah teman-temanmu untuk mem-vote karya/proposalmu.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Gerakan, individu, atau komunitas terdaftar atas nama Warga Negara Indonesia atau organisasi yang didirikan dan berdomisili di Indonesia.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Sepuluh (10) finalis akan mendapatkan dana Rp 5.000.000,- untuk merealisasikan gerakan/idenya secara offline dan online.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Setelah ide direalisasi, semua finalis harus membuat laporan pelaksanaan, dilengkapi foto, video, atau lampiran-lampiran lain. Laporan dalam bentuk Power Point paling banyak 25 <em>slides</em>.<em></em></span></li>
<li><span style="color:#008000;">Laporan pelaksanaan bisa dikirim ke alamat email: contact@aksisemangat.com atau bila file terlalu besar dikirim melalui pos dengan UP : TIM JURI Kompetisi AKSI Indonesia Produktif , ke alamat: Komplek Gading Bukit Indah Blok I no 22 – 23. Jln. Bukit Gading Raya, Kelapa Gading Permai Jakarta Utara 14240.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Satu perwakilan pemenang akan diundang ke Jakarta untuk menerima hadiah sebesar Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Transportasi, akomodasi, serta konsumsi selama di Jakarta ditanggung panitia.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Penilaian program berdasarkan pada :</span><span style="color:#008000;">a. Kreativitas/orisinalitas ide.</span>
<p><span style="color:#008000;">b. Keunikan ide.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">c. Menimbulkan nilai tambah.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">d. Memotivasi/menginspirasi pihak lain.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">e. Menarik sebanyak-banyaknya partisipan yang memberikan dukungan secara online (vote di website).</span></p>
<p><span style="color:#008000;">f. Menciptakan kesempatan kerja untuk menjadikan orang lain lebih produktif.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">g. Peserta akan mendapatkan nilai tambah apabila ide atau proposal yang diajukan berwawasan ramah lingkungan.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.</span></li>
</ol>
<p><strong><span style="color:#008000;">&#8220;UNTUK LEBIH JELASNYA, <a href="http://www.aksisemangat.com/Home.aspx" target="_blank">SILAHKAN KLIK DI SINI</a>&#8220;</span></strong></p>
<p><span style="color:#008000;"> mekanisme kompetisi </span></p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td><span style="color:#008000;">19 Mei-19 Juni 2011</span></td>
<td><span style="color:#008000;">Pendaftaran</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="color:#008000;">20 Juni-23 Juni 2011</span></td>
<td><span style="color:#008000;">Vote dan Pegumpulan dukungan</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="color:#008000;">25 Juni 2011</span></td>
<td><span style="color:#008000;">Pengumuman Semi Finalis 10 Terbaik</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="color:#008000;">4 Juli 2011</span></td>
<td><span style="color:#008000;">Realisasi ide Semi Finalis 10 Terbaik</span></td>
</tr>
<tr>
<td><span style="color:#008000;">22 Juli 2011</span></td>
<td><span style="color:#008000;">Awarding Night (Live on National TV)</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1611/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1611/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1611&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/31/indonesia-beraksi-calon-pengusaha-muslim-masuk-sini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.aksisemangat.com/Portals/0/logo-AKSI.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pembukaan Ma&#8217;had I&#8217;dad Mu&#8217;allimil Quran di ICBB Jogjakarta</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/31/pembukaan-mahad-idad-mualimil-quran-di-icbb-jogjakarta/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/31/pembukaan-mahad-idad-mualimil-quran-di-icbb-jogjakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 00:30:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFO KAMPUS]]></category>
		<category><![CDATA[jogjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ma'had bin bazz]]></category>
		<category><![CDATA[menuntut ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[profil ma'had bin bazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1603</guid>
		<description><![CDATA[السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، وبعد: Semoga Ustadz beserta keluarga senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan senantiasa dalam limpahan rahmat dan taufiq dari Allah Ta‘ala.  Amin&#8230; Bersama ini kami sertakan pemberitahuan pembukaan Ma&#8217;had I&#8217;dad Mu&#8217;allimil Qur&#8217;an Bil Ijazah di Islamic Centre Bin Bazz [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1603&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;"><strong>السلام عليكم ورحمة الله وبركاته</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، وبعد:</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Semoga Ustadz beserta keluarga senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan senantiasa dalam limpahan rahmat dan taufiq dari Allah Ta‘ala.  Amin&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Bersama ini kami sertakan pemberitahuan pembukaan <strong>Ma&#8217;had I&#8217;dad Mu&#8217;allimil Qur&#8217;an Bil Ijazah </strong>di <strong>Islamic Centre Bin Bazz Yogyakarta.</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Pesantren khusus untuk mencetak calon pengajar Al Qur&#8217;an.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Visi  :</strong> Mencetak generasi rabbani penghafal Al-Quran dengan bacaan sesuai salafus shalih.</span><br />
<span style="color:#008000;"> <strong>Misi : </strong></span><br />
<span style="color:#008000;"> 1. Menjadi lembaga bertaraf internasional dalam bidang pendidikan Al-Qur&#8217;an.</span><br />
<span style="color:#008000;"> 2. Mencetak penghafal dan pengajar Al-Qur&#8217;an yang berakidah lurus, bermanhaj salaf dan berakhlaq mulia.</span><br />
<span style="color:#008000;"> 3. Mencetak penghafal dan pengajar Al-Qur&#8217;an yang paham tentang ilmu-ilmu yang berhubungan dengannya seperti tajwid, rasm mushaf serta bahasa arab.<span id="more-1603"></span></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Penerimaan Santri Baru (1432 H/ 22011 M)</strong><strong></strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Angkatan I (khusus putra), jumlah santri dibatasi maksimal 50 santri.</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Syarat-syarat :</strong><strong></strong></span></p>
<ol start="1">
<li><span style="color:#008000;">Sudah memiliki hafalan Al-Qur&#8217;an minimal 5 Juz.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Mampu membaca dan menulis Arab.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Lulus SMA/Aliyah atau sederajat, atau minimal usia 17 tahun.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Lulus tes wawancara.</span></li>
<li><span style="color:#008000;">Bersedia khidmat (pengabdian) selama 1 tahun setelah lulus.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Waktu dan Tempat Pendaftaran<br />
</strong>waktu : Mei 2011</span></p>
<blockquote><p><span style="color:#008000;"><strong>Tempat pendaftaran : Islamic Center Bin Bazz</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Jl. Wonosari KM. 10, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta 55792</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Telp : 0274-4353272 dan Fax: 0274-4353411</strong></span></p></blockquote>
<p><span style="color:#008000;">info lengkap :</span><br />
<span style="color:#008000;"> <strong><a href="http://www.atturots.or.id/" target="_blank"><span style="color:#008000;">www.atturots.or.id</span></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">CONTACT PERSON :</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>UST. ABU NIDA&#8217;  : 085742473890</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>UST. ABU SAAD :  08122745704</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Tenaga Pengajar</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Para hafizh yang telah memiliki ijazah dan sanad dalam bacaan Al-Qur&#8217;an.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Materi Pelajaran :</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Al-Qur&#8217;an (Tahfizh),Tajwid, Rasm Mushaf, Bahasa Arab</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Metode Pembelajaran : Maghribiyyah dan Masyriqiyyah</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Lama Pendidikan : 2 tahun</span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Semoga dapat ditindaklanjuti dan disebarluaskan, Jazakumulloh khoir.</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong>Yayasan Majelis At Turots Al Islamy Yogyakarta</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><strong><a href="http://www.atturots.or.id/" target="_blank"><span style="color:#008000;">www.atturots.or.id</span></a></strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;"> email :</span><br />
<span style="color:#008000;"> <a href="http://us.mc1610.mail.yahoo.com/mc/compose?to=atturots.yogya@gmail.com" target="_blank"><span style="color:#008000;">atturots.yogya@gmail.com</span></a></span><br />
<span style="color:#008000;"> <a href="http://us.mc1610.mail.yahoo.com/mc/compose?to=icbb.yogya@gmail.com" target="_blank"><span style="color:#008000;">icbb.yogya@gmail.com</span></a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1603/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1603/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1603&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/31/pembukaan-mahad-idad-mualimil-quran-di-icbb-jogjakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dilahirkan Dalam Keadaan Sudah Dikhitan…?</title>
		<link>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/23/apakah-nabi-muhammad-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-dilahirkan-dalam-keadaan-sudah-dikhitan%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/23/apakah-nabi-muhammad-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-dilahirkan-dalam-keadaan-sudah-dikhitan%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 May 2011 03:12:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>l5155st™</dc:creator>
				<category><![CDATA[KISAH TELADAN]]></category>
		<category><![CDATA[apakah nabi dikhitan saat lahir]]></category>
		<category><![CDATA[nabi lahir dikhitan]]></category>
		<category><![CDATA[shirah nabawi]]></category>
		<category><![CDATA[sirah nabawiyyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fitrahfitri.wordpress.com/?p=1595</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin bertanya, apakah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan dalam keadaan sudah dikhitan…? (081x34878xxx) Jawab: Hadits – hadits yang bersangkutan dengan masalah ini memang banyak, akan tetapi semuanya lemah derajatnya, di antaranya adalah hadits berikut: Dari Anas Bin Malik radliyallahu’anhu berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,” Termasuk bagian dari karomahku dari Allah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1595&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#008000;">Saya ingin bertanya, apakah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan dalam keadaan sudah dikhitan…? (081x34878xxx)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Jawab:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Hadits – hadits yang bersangkutan dengan masalah ini memang banyak, akan tetapi semuanya lemah derajatnya, di antaranya adalah hadits berikut:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Dari Anas Bin Malik radliyallahu’anhu berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,” <em>Termasuk bagian dari karomahku dari Allah, aku dilahirkan dalam keadaan telah dikhitan, dan tidak seorangpun melihat aurotku</em>…”<span id="more-1595"></span></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Keterangan: Hadits ini diriwayatkan oleh Ath Thabrani dalam kitab <em>ash Shaghir dan Al Ausath, </em>di dalamnya ada Sufyan Ibnu Al Fazari, sedangkan dia adalah perawi yang tertuduh pendusta. [1] Demikian juga hadits – hadits yang semakna, semuanya lemah…! [2]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Adapun perkataan bahwa hal tersebut adalah kekhususan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka itu tidak benar karena landasannya salah. Bahkan setiap bayi adalah terlahir dalam keadaan belum dikhitan. [3] Karena tidak ada keterangan yang sah baik secara dalil maupun penelitian dokter, maka kita kembalikan kepada asal dari setiap kelahiran itu sendiri, bahwa setiap bayi yang lahir itu dalam keadaan belum dikhitan.</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Demikian pula, manusia justru berpendapat kelahiran bayi yang sempurna adalah dimana bayi itu keluar dari rahim ibunya dalam keadaan belum dikhitan. Justru ketika bayi lahir dalam keadaan telah terkhitan, maka itu sebuah ke-tidaknormal-an. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah disifati dengan ciptaan yang pling sempurna. [4]</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Catatan Kaki:</span></p>
<p><span style="color:#008000;">[1]. Dlm kitab Majama’ Az Zawaid, III/392</span></p>
<p><span style="color:#008000;">[2]. Dijelaskan Imam Adz Dzahabiy dalam kitab Talkhish-nya,” Kami tidak mengetahui keabsahan hadits tersebut, bagaimana mungkin dikatakan mutawatir…? Adapun perkataan (sebagian ulama) hadits tsb mutawatir, maka maksudnya adalah jumlah dari hadits semisal memang sangatlah banyak. (dlm kitab Nadhmul Mutanatsir, hlm 243)</span></p>
<p><span style="color:#008000;">[3]. Fatwa Lajnah Da’imah, VII/85, Zadul Ma’ad, I/18 dan kitab Liqo’al Babul Maftuh, V/32</span></p>
<p><span style="color:#008000;">[4]. Penjelasan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam kitab Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud hlm. 172-173</span></p>
<p><span style="color:#008000;">dikutip Didit Fitriawan dari Majalah ALFURQON</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fitrahfitri.wordpress.com/1595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fitrahfitri.wordpress.com/1595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fitrahfitri.wordpress.com&amp;blog=3725931&amp;post=1595&amp;subd=fitrahfitri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fitrahfitri.wordpress.com/2011/05/23/apakah-nabi-muhammad-shallallahu-%e2%80%98alaihi-wa-sallam-dilahirkan-dalam-keadaan-sudah-dikhitan%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">l5155st™</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
