3 Hari Memutuskan Hubungan Persaudaraan Muslim

2 09 2009

Di antara langkah syaitan dalam menggoda dan menjerumuskan manusia adalah dengan memutuskan tali hubungan antara sesama umat Islam. Ironinya, banyak umat Islam terpedaya mengikuti langkah langkah syaitan itu. Mereka menghindar dan tidak menyapa saudaranya sesama muslim tanpa sebab yang dibenarkan syara’. Misalnya karena percekcokan masalah harta atau karena situasi buruk lainnya.

Terkadang, putusnya hubungan tersebut langsung terus hingga setahun. Bahkan ada yang sumpah untuk tidak mengajaknya bicara selama-lamanya, atau bernadzar untuk tidak menginjak rumahnya. Jika secara tidak sengaja berpapasan di jalan ia segera membuang muka. Jika bertemu di suatu majlis ia hanya menyalami yang sebelum dan sesudahnya dan sengaja melewatinya. Inilah salah satu sebab  kelemahan dalam masyarakat Islam. Karena itu, hukum syariat dalam masalah tersebut amat tegas dan ancamanya pun sangat keras.

Abu Hurairah Radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“Tidak halal seorang muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga hari, barang siapa memutuskan lebih dari tiga hari dan meninggal maka ia masuk neraka”  (HR Abu Dawud, 5/215, Shahihul Jami’ : 7635)

Abu khirasy Al Aslami Radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“Barangsiapa memutus hubungan dengan saudaranya selama setahun maka ia seperti mengalirkan darahnya (membunuhnya) “ (HR Al Bukhari Dalam Adbul Mufrad no : 406, dalam Shahihul Jami’: 6557)

Untuk membuktikan betapa buruknya memutuskan hubungan antara sesama muslim cukuplah dengan mengetahui bahwa Allah menolak memberikan ampunan kepada mereka. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu , Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“semua amal manusia diperlihatkan (kepada Allah) pada setiap Jum’at (setiap pekan) dua kali; hari senin dan hari kamis. Maka setiap hamba yang beriman diampuni (dosanya) kecuali hamba yang di antara dirinya dengan saudaranya ada permusuhan. Difirmankan kepada malaikat :” tinggalkanlah atau tangguhkanlah (pengampunan untuk) dua orang ini sehingga keduanya kembali berdamai” (HR Muslim : 4/1988)

jika salah seorang dari keduanya bertaubat kepada Allah, ia harus bersilaturrahim kepada kawannya dan memberinya salam. Jika ia telah melakukannya, tetapi sang kawan menolak maka ia telah lepas dari tanggungan dosa, adapun kawannya yang menolak damai, maka dosa tetap ada padanya.

Abu Ayyub Radhiallahu’anhu meriwayatkan, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“Tidak halal bagi seorang laki-laki memutuskan hubungan saudaranya lebih dari tiga malam. Saling berpapasan tapi yang ini memalingkan muka dan yang itu (juga) membuang muka. Yang terbaik di antara keduanya yaitu yang memulai salam” (HR Bukhari, Fathul Bari : 10/492)

Tetapi jika ada alasan yang dibenarkan, seperti karena ia meninggalkan shalat, atau terus menerus melakukan maksiat sedang pemutusan hubungan itu berguna bagi yang bersangkutan misalnya membuatnya kembali kepada kebenaran atau membuatnya merasa bersalah maka pemutusan hubungan itu hukumnya menjadi wajib. Tetapi jika tidak mengubah keadaan dan ia malah berpaling, membangkang, menjauh, menantang, dan menambah dosa maka ia tidak boleh memutuskan hubungan dengannya. Sebab perbuatan itu tidak membuahkan maslahat tetapi malah mendatangkan madharat. Dalam keadaan seperti ini, sikap yang benar adalah terus-menerus berbuat baik dengannya, menasehati dan mengingatkannya.

Seperti  hajr (pemutusan hubungan) yang dilakukan Nabi Shallallahu’alaihi wasallam kepada Ka’ab bin Malik dan dua orang kawannya, karena beliau melihat dalam hajr tersebut terdapat maslahat. Sebaliknya bila menghentikan hajr kepada Abdullah bin Ubay bin Salul dan orang-orang munafik lainnya karena hajr kepada mereka tidak membawa manfaat…

ditulis oleh Didit Fitriawan dari saduran risalah Asy Syaikh Shalih al Munajjid “al kabair”

About these ads

Actions

Information

13 responses

4 09 2009
mahabbahtedja

saya tak lagi berkunjung ke tempat antum selama seminggu lebih ya Akhii…

bagaimana ini.^^

6 09 2009
sugiyanto

assalamu’alaikum …ya akhi…
antara muslim yg satu dng yang lain adalah sodara…
buat ikhwan / akhwat …mampir juga di blog ana…
http://iantoto.blogspot.com..
dan jangan lupa banyak artikel menarik yang bisa disimak…

9 09 2009
Afra Afifah

hmmm bagus neh buat sohib2 sy yg suka brantem kek anak kcil :mrgreen:

nuhun pak de’ dit atas postingannya ;)

barakallahufiik

9 09 2009
Nanang Suparman

assalamu’alaikum
Artikelnya bagus banget, kebetulan ada sohib ana yang sedang ada masalah jadi ana copy artikelnya maaf…. ana izin ni…

11 09 2009
mahfuzhoh

:(
sungguh tak ingini ini

15 09 2009
mencarimaknahidup

@ Afra : siapa yang berantem kaya anak kecil?? :D
kalau cemberut kepada saudaranya selama lebih dari 3 hari gimana pak didit?

27 09 2009
vaepink

:)

29 07 2010
endro

ijin copy paste ke fesbuk Ana…

21 01 2012
arva

kalau saya punya teman teman dekat yang saya sendiri menganggap seperti saudara saya sendiri, tapi kadang setiapa bertemu muncul konflik yang dari kitanya sendiri ga pernah terbuaka, saya merasa kalau saya terlalu banyak melakukan kesalahan dan kami slalu salai meminta maaf , tapi kejadian ini sering terulang, sampai saya merasa saya terlalu banyaka berbuat salah dan sudah banyak merepotkan, jika saya hanya memutuskan menjadi teman biasa , tidak lagi seperti dulu , apakah itu salah ? saya hanya berfikir jika dia berteman denan saya dia hanya mendapakan madharatnya dari saya, karna itu saya ingin memutuskan tali persaudaraan. :) tolong sarannya ya

13 04 2012
Cynthia Corla Prauss

ijin saher ya sodaraku tuk menyiarkan hadist ini di fb ku.,..

16 05 2013
Ika tarina chin

takut ya allah maafkan aqu

16 05 2013
Yasir

Takut

8 04 2014
aini

trimakasih.. posting nya bgus, Insyaallah dpt mmbntu saudra2 yg lain, amien..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 44 other followers

%d bloggers like this: