Surat Al Waqi’ah, Memperbanyak Rizki…?

7 04 2009


Soal :

Benarkah mambaca surat Al Waqi’ah dapat melapangkan rizki? Ini banyak diyakini manusia…

Jawab :

Keutamaan surat al waqi’ah memang disebutkan di dalam banyak hadits, akan tetapi semua hadits tersebut tidak dapat dijadikan hujjah karena sebagiannya lemah, bahkan ada yang palsu. Berikut ini di antara contoh hadits tersebut…

” Barangsiapa membaca surat al waqi’ah setiap malam, maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya…”

Hadits di atas dikeluarkan oleh al Harits bin Abu Usamah dalam kitab Musnad-nya, no. 178, dikeluarkan pula oleh Ibnu Sunniy dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, no. 674, dikeluarkan pula oleh Ibnu lal dalam Hadits-nya, I/116, dikeluarkan pula oleh Ibnu Bisyron dalam Al ‘Amali, I/38/20, dikeluarkan juga oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan selainnya. Semuanya berasal dari jalan Abu Syuja’ dari Abu Thoyyibah dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu’anhu…

Keterangan

Hadits ini lema karena dalam silsilah perowinya ada seorang yang lemah.

Al Imam adz Dzahabiy rahimahullah berkata,” Abu Syuja’ adalah seorang yang tidak jelas, tidak dikenal. Demikian juga ia meriwayatkan dari Abu Thayyibah, siapa Abu Thayyibah itu?” (maksudnya dia adalah perowi yang tidak dikenal juga)

Al Munawi rahimahullah dalam Fathul Qadir berkata,” Imam Az Zaila’I engatakan bahwa ada perowi yang riwayatnya banyak cacat dari berbagai sisi. Pertama riwayatnya terputus sebagaimana dijelaskan oleh Imam ad Daruquthni dan lainnya. Kedua isi haditsnya munkar sebagaimana dijelaskan Imam Ahmad. Ketiga para adalah orang – orang yang lemah sebagaimana dikatakan oleh Ibnu jazari. Keempat sungguh hadits ini berguncang dan telah sepakat atas kelemahan hadits ini di antaranya adalah Imam Ahmad, Imam Abu Hatim ar Razi’, putranya, Imam ad Daruquthni, Al Baihaqi dan selainnya…”

(diringkas dari buku Silsilah Adh Dha’ifah no. 289)

Kemudian hadits lainnya adalah…

” Barangsiapa yang membaca surat al waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya., dan barangsiapa setiap malam membaca Surat al Qiyamah maka dia akan berjumpa dengan Allah di hari kiamat sedangkan wajahnya bersinar layaknya rembulan di malam purnama.”

Keterangan

Hadits di atas adalah PALSU / MAUDHU’ yang dikeluarkan oleh Ad Dailami dari jalan Ahmad bin Umar al Yamami dengan sanadnya sampai Ibnu ‘Abbas radliyallahu’anhuma dan disebutkan oleh Al Imam As Suyuthi dalam Dzailul Ahadits al Maudhu’ah no. 177. Imam Ahmad berkata,” Ahmad al Yamami adalah rowi yang kadzdzab (yang suka berdusta).”

(dikutip dari buku Silsilah Adh Dha’ifah no. 290)

Diambil dari majalah AL FURQON edisi 07 th ke-8 1430H / 2009M hal. 04



Actions

Information

14 responses

7 04 2009
senyumkusenyummu

barakallahu fiyka…

7 04 2009
l5155st™

wa fiyka barakallahu

7 04 2009
alhumairoh

berarti, apa yang dikatakan pak Dosen agama beberapa semester yg lalu dengan mewajibkan hafalan al waqi’ah agar menambah rizki, salah dong???
tapi lumayan jg c, kan jadi bisa nambah hafalan, hehe

Didit Fitriawan berkata…
Iya, salah…karena beliau pak dosen hanya berlandaskan pada hadits – hadits lemah itu.
Nambah hafalan…? Alhamdulillah…senangnya!

21 10 2009
andy

yang nambah rizki itu allah. rizki itu tdk hanya harta dan uang. iman,sehat, bahagia dll juga rizki.

11 04 2009
rismaka

Kok cara membalas komentarnya ada yg dibedain?

Didit Fitriawan berkata…
Dibedain apanya…?

9 07 2009
lala

trus ceramahnya ustadz yusuf arifin juga salah dong


Didit Fitriawan berkata…

Jika yang disampaikan beliau tidak sesuai dengan alquran dan sunnah yang shahih serta difahami oleh para ulama salaf, maka itu adalah salah ukhti…siapapun dia yang menyampaikan.

23 07 2009
Deddy

Tapi selama saya mengamalkan surat Al-Waqiah Alhamdulillah Rejeki saya Lancar.

27 07 2009
tia

wallahu alam bisshowaf..
apapun fadhilah-nya, membaca ayat suci al-qur’an tdk pernah ada salahnya. jika Allah menghendaki, reseki akan mengalir dengan sendirinya.

22 08 2009
ebru ulusoy

awak sepatutnyer memberi alternative lain kepada hikmah membaca alwaqiah…
Perbuataan awk menyatakan bahawa hadith itu dan ini salah (walhal sudah ramai yang mengamalkan al waqiah atas kepercayaan sprti yg di tulis hadith yg konon di kata tidak sahih oleh anda ) menyebbkan pengamal mungkin buntu…dan rasa kecewa…!!Lalu mereka tidak MUNGKIN berhenti mengamalkannya…kerana dgn perbuatan anda YANG HANYA MENYATAKAN HADITHT2 tersebut TIDAK SAHIH DAN PALSU (So what???)..
hadith tersebut palsu (dan itu ini lah) ..
terus?adakah hanya untuk menunjukkan yang anda mengetahui apa yg ramai tidak tahu???
apa yang benar?
Apa hikmah Alwaqiah lain yang tidak palsu.???..sedang yang d nyata anda (palsu) ini lah yang paling byk di baca/dipelajari org ramai…
(yg mungkin org biasa2 tidak setinggi ilmu yang konon anda miliki).

sila beri perhatian.
terima kasih dan maaf jika saya salah,

19 10 2009
Hamba Allah

ebru..ulusoy..
betul..betul..betul..

2 12 2009
dani

berarti Al Qurn Juga salah????

ngawur wae……!!!!
makanya praktek!!!!

orang tahu itu bereda denga orang yang tidak tahu

Didit Fitriawan berkata…
Bukan alqur’an-nya yang salah mas Dani. Akan tetapi yang salah adalah -hadits dha’if yang digunakan sebagai landasan keyakinan bahwa QS. Al Waqi’ah ini tidak akan miskin selamanya- inilah yang salah. Karena keyakinan itu sebenarnya bermula atau berawal dari orang – orang pemalsu hadits di zaman dahulu kemudian menyebar hingga sampai ke telinga kita sekarang. Oleh karena itu, jika hendak memohon kemudahan rizki kepada Allah ta’ala, merasa-lah cukup dengan menggiatkan shalat dhuha, banyak beristighfar kepada Allah ta’ala serta berusaha bekerja dengan giat. Man jadda, wa jadda mas…
Barakallahu Fiyk, semoga Allah memberkahimu.

4 12 2009
Rizki Aji

kalo suratin rizki akan memperbanyak apa kang? hhe

Didit Fitriawan berkata…
Memperbanyak rujak, akhi… :D

5 12 2009
Agustoha

yang salah itu ambil sumbernya dari majalah Al furqon. Lebih bagus itu ngaji di pesantren kaya Lirboyo kediri. itu baru benar…………….. karena kalau ambil sumber dari majalah dipasaran itu gurunya setan. bukan manusia .

Didit Fitriawan berkata…
Astaghfirullah…saudaraku, kenapa mas Agus Toha mengatakan demikian? Kenapa mas Agus Toha menetapkan standar kebenaran itu ada di Pesantren Lirboyo, Kediri? Dan kenapa mas Agus Toha mengatakan majalah yang penuh dengan mutiara al quran, hadits2 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, serta perkataan para ulama’ ahlus sunnah ini, sebagai majalah pasaran? Ingatlah saudaraku, Allah akan mintai pertanggung jawaban atas lisan kita.
Sumber kebenaran BUKAN PESANTREN LIRBOYO mas, tapi ALQUR’AN & AS SUNNAH yang SHAHIH atas pemahaman as salafuna ash shalih.
Di samping itu, keliru jika anda mengatakan majalah tersebut adalah majalah pasaran serta gurunya setan. Tuduhan anda lemah. Majalah AL FURQON adalah majalah yang senantiasa menyuarakan al haq yang bersumber dari al quran, sunnah yang shahih serta memahami keduanya dengan pemahaman salafush shalih.

19 12 2009
Zaenal

Mohon di beri solusi yg baik bagi Umat islam yg lagi kena masalah ekonomi krn dari pada mereka pergi ke DUKUN atau PERAMAL yg sdh berani beriklan di TV lebih baik baca surat Alwaqiah atau mungkin ada surat alqur’an yg lain. Kalo hanya di salahkan Saja tanpa solusi akan banyak yg lari ke DUKUN krn skrg sdh saat nya kita mengingatkan saudar muslim kita dg solusi tanpa harus menghakimi dan merasa benar sendiri.

Wassalam,

Didit Fitriawan berkata…
Terima kasih, semoga Allah ta’ala membalas mas Zaenal dengan kebaikan. Solusi atas terbukanya pintu – pintu rizki ada pada hal – hal berikut sebagaimana yang telah dijelaskan oleh ulama ahlus sunnah kita, Asy Syaikh Dr. Fadhl Ilahi, berikut ini…

a. Berinfaq
termaktub dalam sebuah ayat…
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, niscaya Dia akan menggantinya” [QS. Saba’ : 39]
Ibnu Asyur menjelaskan,” Yang dimaksud dengan infaq di sini adalah infaq yang dianjurkan dalam agama. Seperti berinfaq kepada orang-orang fakir dan berinfaq di jalan Allah untuk menolong agama”. [dlm kitab Tafsirut Tahrir wa Tanwir, 22/221]

b. Tawakkal kepada Allah

Telah datang sebuah hadits dari Umar bin Khattab bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,” Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”[HR. At Tirmidzi, no. 2344]

c. Bertaqwa dengan sepenuh hati

termaktub dalam sebuah ayat…
“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”
[QS. At-Thalaq : 2-3]
dijelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya :”Maknanya, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah dengan melakukan apa yang diperintahkanNya dan meninggalkan apa yang dilarangNya, niscaya Allah akan memberinya jalan keluar serta rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari arah yang tidak pernah terlintas dalam benaknya” [Tafsir Ibnu Katsir, 4/400]

d. Memperbanyak silaturrahmi
telah datang sebuah hadits dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya) maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturrahim” [HR. Bukhari, Kitabul Adab, Bab Man Busitha Lahu fir Rizqi Bishilatir Rahim, no. 5985, 10/415]

Semoga apa yang telah dijelaskan oleh para ulama kaum muslimin di atas, bisa membuka cakrawala kita untuk bisa mendapatkan rizki yang halal dan baik. Insya Allah.

Leave a comment